Showing posts with label Pilkada Riau. Show all posts
Showing posts with label Pilkada Riau. Show all posts

Friday, November 13, 2015

28 November 2015, KPU Rohil Agendakan Debat Publik

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - KPU Rohil merencanakan jadwal debat publik untuk empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati tanggal 24 atau 28 November 2015. Jadwal tersebut masih dikoordinasikan lagi dengan paslon. 

Komisioner KPU Rohil, Taufiq didampingi Suprianto
di Ruang Kerjanya
Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Rohil, Agus Salim, Kamis (12/11/15) melalui seluler. “Antara tanggal 24 atau 28, ini masih mau dikoordinasikan dengan pasangan calon,” katanya singkat dari Jakarta, melalui seluler. 

Terkait hal tersebut, Komisioner KPU, Taufiq didampingi Suprianto ketika ditemui diruang kerjanya membenarkan jadwal debat public tersebut. “Ketua memang sudah nelpon dari Jakarta, jadwal debat yang pada awalnya tanggal 14 diundur menjadi kemungkinan tanggal 28, ini masih menunggu kedatangan ketua dulu,” kata Taufiq. 

Tempat debat dilaksanakan di GOR Batu Enam, dengan menghadirkan keempat pasangan calon, moderator dari akademisi, pasangan calon yang satu akan saling memberikan pertanyaan kepada pasangan calon yang lain, sementara yang menyaksikan debat, tidak bisa memberikan pertanyaan. 

Debat tersebut menurutnya berkemungkinan tidak bisa disiarkan secara langsung oleh Riau Televisi, karena sejumlah kabupaten/kota juga sudah membuat jadwal siaran langsung yang sama, namun sesuai dengan ketentuan, bisa dilakukan siaran tunda. 

Diakuinya, debat public pertama direncanakan tanggal 14 November 2015, namun pada jadwal bersamaan, pihak pusat dan provinsi juga mengagendakan sejumlah kegiatan yang harus diikuti pihak KPU Rohil, sehingga jadwal tersebut tidak bisa dilakukan debat.(dow/rls)

Monday, October 12, 2015

Gunakan Calo untuk Proyek Publikasi, Ketua KPU Dumai Dilaporkan ke Polisi

BERITA RIAU, DUMAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai berencana akan melelang pekerjaan untuk publikasi kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) periode 2016-2021 kepada pihak ketiga. Namun dasar dari pelelangan itu dan spesifikasinya KPU Dumai sendiri hingga saat ini belum diinformasikan. 

Direncanakan, KPU sudah menunjuk beberapa media untuk publikasi seperti media cetak, media televisi dan radio. Namun pada pertemuan bersama media beberapa waktu yang lalu Ketua KPU Darwis mengatakan belum ada menunjuk satupun media untuk publikasi resmi pada tanggal 20 November sampai 5 Desember 2015 itu. 

Tapi belakangan KPU menyebutkan kepada media pekerjaan jasa publikasi itu akan ditenderkan atau mungkin juga Penunjukan Langsung (PL). Perkembangan terakhir KPU malah akan menunjuk calo selaku Event Organiser (EO) atau agen untuk menyalurkan pekerjaan itu kepada media. 

Dikarenakan ada indikasi permainan dari KPU Dumai, perwakilan media berencana akan melaporkan masalah ini ke aparat penegak hukum. Mengingat pihak KPU Kota Dumai sendiri terkesan tidak transparan dalam penggunaan anggaran pada hetal Pilkada Kota Dumai tahun ini. 

"Kita akan laporkan kecurangan KPU Dumai ke aparat penegak hukum. Apa dasarnya KPU Dumai menunjuk EO atau agen untuk menyalurkan jasa publikasi itu kepada media. Saya dengar EO atau agen tersebut bukan dari media," kata Ricky Hutagalung, seorang wartawan di Dumai, Ahad (11/10/15). 

"Mana mengerti mereka pekerjaan bidang publikasi. Ini sengaja dibuat kacau oleh KPU, karena jika melalui satu EO atau agen dia bisa nego berapa fee untuk KPU, namun jika ini diecer ke masing-masing media sulit untuk melakukan nego kebanyak orang," tambah Ricky Hutagalung. 

Ricky mengatakan, KPU Dumai sengaja mengulur waktu, beberapa kali media meminta agar ini didudukkan kembali setelah pertemuan beberapa waktu yang lalu, namun Ketua KPU Dumai seolah-olah menghindar. Tentu saja ini ada unsur kesengajaan dalam penggunaan anggaran publikasi. 

"Kita sudah tanyakan kepada Ketua KPU Dumai, Darwis agar segera melakukan pertemuan kembali setelah pertemuan beberapa waktu yang lalu, tapi nampaknya dia sengaja menghindar. Kalau saya melihat dia tak mampu memimpin KPU, itu baru hal yang kecil namun memakan waktu berbulan-bulan untuk mengambil kebijakan, apalagi menjalankan sebuah helat demokrasi. Jadi saya rasa pilkada Dumai terancam gagal, "jelasnya. 

Tidak hanya itu, kata Ricky, KPU Dumai juga terindikasi melakukan penyelewengan dana pilkada Dumai, salah satu contoh pengadaan spanduk pasangan calon. Karena bahan atau kain spanduk dibeli dengan bahan yang murah dan ukurannya juga tidak standar yang telah ditentukan. 

"Jadi, karena anggaran di KPU ini cukup besar, kita minta aparat dari Kepolisian, Kejaksaan dan aparat penegak hukum lainnya seperti KPK untuk mengawasi pelaksanaan pilkada khususnya KPU Dumai, "katanya. 

Sebagaimana diketahui, Ricky Hutagalung sudah terbukti membuat beberapa orang pejabat di DPRD Dumai yang saat ini masih dalam masa tahanan dikarenakan laporannya kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Dumai terkait penyelewengan dana pengadaan bacaan koran di lembaga tersebut. 

"Saya tidak main-main, kalau ada indikasi penyelewengan anggaran baik anggaran publikasi, dan anggaran lainnya saya yang akan melaporkan KPU Dumai ke lembaga negara penegakan hukum, "tegas Ricky berapi-api.(dow/rtm)

Monday, October 5, 2015

Rp.19,6 Miliar, Alokasi Anggaran Dana Hibah Pilkada Dumai

BERITA RIAU, DUMAI - Penjabat Wali Kota Dumai Riau Arlizman Agus menjamin dana hibah pelaksanaan pemilu kepala daerah sebesar Rp19,6 miliar telah disiapkan dan akan diakomodir dalam rancangan APBD Perubahan 2015.

Selain itu, dipastikan pelaksanaan Pilkada tidak akan terganggu dan tetap terlaksana sesuai jadwal karena pembahasan rancangan APBD perubahan terus digesa oleh DPRD  setempat.

"Pilkada adalah agenda prioritas, karena itu RAPBD Perubahan ditargetkan pekan ini sudah bisa disahkan," katanya kepada pers, Minggu.

Dia menyebutkan, pemerintah memprioritaskan pelaksanaan Pilkada Desember 2015 dengan menyiapkan anggaran dana hibah untuk KPU Rp13 miliar, Panwas Rp2,6 miliar dan dana pengamanan Rp4 miliar.

Sebelumnya sempat dikuatirkan keterlambatan pengesahan RAPBD-P karena sejumlah kendala bisa menghambat penyelenggaraan pilkada yang dijadwalkan Desember 2015 depan.

Namun disampaikan dia, proses pembahasan RAPBD-P saat ini telah berjalan sesuai jadwal karena sudah memasuki tahap penyampaian nota keuangan dari pemerintah daerah ke DPRD.

"Diharapkan pembahasan terus digesa dan dapat disahkan paling lambat pekan ini agar sejumlah agenda dan program kerja tidak terkendala," harapnya.

Sedangkan terkait dana pengamanan Pilkada, lanjut dia, nantinya akan dipergunakan untuk kepolisian, TNI dan petugas perlindungan masyarakat yang menjaga tempat pemungutan suara.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin mendesak pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan yang dapat menghambat pengesahan RAPBD-P, seperti pembayaran DPAL sebesar Rp18 miliar kepada pihak ketiga.

"Seharusnya pengesahan tidak perlu lama, tapi karena ada pergeseran angka akibat pemotongan dana bagi hasil dan sejumlah persoalan membuat pembahasan menjadi alot dan sempat tertunda," sebutnya.(dow/anr)

Monday, September 28, 2015

Mulai Memanas, Panwaslu Siak Terima 6 Pengaduan Dugaan Pelanggaran

BERITA RIAU, SIAK - Konstalasi politik jelang Pilkada Siak 9 Desember 2015 mulai memanas. Sedikitnya, Panwaslu terima 6 pengaduan dugaan pelanggaran Pilkada dari kedua kubu yang bertarung.

Anggota Panwaslu Siak Muhammad Syahrum mengatakan, 6 laporan yang masuk di antaranya dugaan keterlibatan PNS dalam kampanye salah satu pasangan calon. Si pelapor melihat oknum PNS ikut hadir dalam kampanye salah satu calon. Pelapor ‎menduga PNS yang dimaksud menyalahi ketentuan karena telah berpihak dalam proses Pilkada.

"Laporan itu masuk pada 11 September 2015, dan masih dalam penanganan kami," kata Muhammad Syahrum, akhir pekan ini.

‎Selain itu, ada 2 laporan yang sama, yakni keterlibatan kepala desa ‎dalam kampanye pasangan calon, dugaan praktik money politic oleh tim pasangan calon, black campaign di media sosial, dan dugaan kampanye terselubung dalam kegiatan tablig akbar. ‎

"Bisa saja sebulan kedepan pengaduan semakin deras. Kami tetap berkomitmen untuk terus menangani pengaduan dan bersikap netral," katanya.(dow/tbp)

Friday, September 4, 2015

Punya 'Keinginan', Husni Thamrin Siap Tampil Dukung Harris di Pilkada Pelalawan

Pilkada Riau
BERITA RIAU, PELALAWAN - Husni Tamrin tidak henti-hentinya, melakukan manuver politik. Bila sebelumnya, M Harris calon bupati Pelalawan incumbent menjadi rival politik abadi dia, terlebih lagi, menjelang suksesi Pilkada 2015. Berbagai jurus jitu, dilakukan dia untuk menjungkal Harris. Justru kini berbalik, Husni Tamrin, menyatakan 'all out' habis-habisan ikut memenangkan Harris, Harris pada Pilkada Pelalawan 9 Desember 2015.

Apa motivasi anggota DPRD Provinsi Riau dari Partai Gerindra ini, membuat pernyataan yang barang kali sedikit mencengangkan. Inilah wawancara Husni Tamrin bersama wartawan di Pangkalan Kerinci Kamis (4/9/15).

Mengawali wawancaranya, Husni Tamrin mengucapkan permintaan maaf kepada pendukung fanatik dia di kabupaten Pelalawan. "Pertama, tentu saya menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung saya dikabupaten Pelalawan berkaitan tidak jadi maju pada Pilkada Pelalawan. Saya sudah berusaha maksimal agar bisa maju di Pilkada Pelalawan, akan tetapi usaha itu harus kandas. Saya berharap kepada pendukung saya tidak larut dalam kekecewaan," harapnya.

Didalam politik, menurutnya, dukung mendukung itu adalah sebuah hal yang biasa. Yang dulunya, adalah lawan sekarang menjadi kawan. Itulah sesungguhnya politik. "Politik itu, tidak mengenal keluarga, sanak, family, yang ada cuma kepentingan," ujar dia, seraya mengatakan kenapa dirinya 'all out' memenangkan, pasangan Harris-Zardewan.

Kepentingan yang dimaksud, Tamrin bertekad memenangkan Harris, adalah target untuk lima tahun mendatang. Jika dirinya, sukses memenangkan Harris, artinya dirinya hanya menunggu waktu 5 tahun saja dan mencalonkan diri sebagai calon bupati Pelalawan. Namun demikian jika, dirinya sebaliknya mendukung calon lain (Zukri red), sudah barang tentu harus menunggu 10 tahun lagi.

Jika Harris menang pada Pilkada 2015 ini menurut hemat dia bakal menjadikan, Pilkada Pelalawan 2020, Pilkada paling seru. Dimana pada Pilkada nantinya, setiap calon menunjukkan, kepiawaian dalam berpolitik.

"Kita tahu, pada Pilkada selanjutnya, pak Harris tak bisa lagi maju, begitu juga pak Zardewan tidak ambisius. Sudah barang tentu Pilkada 2020, Pilkada paling sportif. Saya rasa, disinilah peluang besar saya untuk mengabdi bagi kabupaten Pelalawan," tegas Tamrin.

Ketika didesak alasan, 'all out' dia mendukung penuh Harris lantaran partai Gerindra mengusung pasangan ini. Dengan suara agak melunak, Tamrin menjawab itu hanya sebagian faktor pendorong saja. "Ya ya, itu sebuah faktor mendorong saja. Namun hal yang terbesar adalah, target lima tahun mendatang," tukas dia.(dow/rtc)

Thursday, August 27, 2015

Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Inginkan Pilkada Berintegritas di Riau

Pilkada Riau
PILKADA RIAU, KUANSING - Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPR-Y) yang merupakan induk organisasi pelajar dan mahasiswa riau di Yogyakarta menginginkan Pilkada Berintegritas di Provinsi Riau. Hal ini disampaikan oleh Hijri yang merupakan ketua umum IPR-Y.

Menurut Hijri, jika kita mau merubah Bangsa termasuk Riau maka yang harus di utamakan adalah membangun sistem berintegritas dimulai dari hal terkecil. Dan pesta demokrasi yang akan berlangsung dalam hal ini Pilkada Serentak di Provinsi Riau seharusnya bisa kita manfaatkan sebagai momentum dimana kekuasaan tertinggi berada di tangan Rakyat.

Mari kita jadikan pesta demokrasi yang akan datang ini sebagai ruang untuk merubah sistem politik dan ekonomi agar apa yang menjadi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud.

Jika sistem ini bisa kita rubah secara bertahap misalnya ketika kampanye menyampaikan visi/misi nya harus jelas, tidak usah menjanjikan suatu hal yang mustahil untuk diwujudkan, cukuplah program yang realistis saja yang di janjikan.kompetisi yang sangat ketat pasti akan terjadi ,tetapi jangan sampai para calon yang akan bersaing menghalalkan segala cara untuk menang.

Lanjutnya Hijri, kami berharap semua pihak mendukung Pilkada Berintegritas di Provinsi Riau agar pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung tahun ini bisa melahirkan pemimpin daerah yang benar-benar berintegritas. (dow/rls)

KPUD Bengkalis Pastikan Tindak Tegas Medsos Liar Pasangan Calon

Pilkada Riau
PILKADA RIAU, BENGKALIS - Pemilik akun di media sosial (medsos) dan jejaring sosial terkait Pilkada Bengkalis Desember 2015 mendatang bakal ditindak tegas Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menyusul, medsos seperti Facebook, Twiter dan sejenisnya di dunia maya itu belum memberikan laporan resmi ke lembaga penyelenggara Pilkada tersebut. 

“Kami akan lakukan penertiban, dan tentunya akan medsos hanya diperbolehkan tiga dan akunnya wajib dilaporkan ke KPU, sebagai upaya pengawasan,” tegas Ketua KPU Bengkalis Defitri Akbar didampingi Komisioner KPU Bidang Hukum dan Pengawasan Khairul Saleh, Kamis (27/8/15). 

Menindaklanjuti langkah itu, KPU sendiri akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengawasi medsos para pasangan calon. 

“Kalau tidak terdaftar di KPU berarti illegal atau kampanye hitam di medsos," timpal Khairul Saleh. 

Sementara itu terkait kampanye pasangan calon sudah mulai diberlakukan 27 Agustus-5 Desember 2015. Khairul Saleh memaparkan, selama kampanye tidak dibenarkan memasang alat peraga kampanye (APK). Kemudian, untuk APK dan lokasi kampanye terbuka nantinya akan disusun oleh KPU Bengkalis, dan disekapati bersama, termasuk titik-titik pemasangan APK itu sendiri. 

“Pemasangan APK itu nantinya ada petunjuk dari KPU, dan tim kampanye diharapkan segera menyiapkan desain APK, karena APK itu nantinya KPU yang membiayainya,” imbuhnya.(dow/rtc)

‎Pilkada Inhu 2015, Pasangan Tengku Mukhtarudin-Aminah Raih Nomor Satu

PILKADA RIAU
PILKADA RIAU,  INDRAGIRI HULU - Dalam rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Indragiri Hulu (Inhu), pasangan Tengku Mukhtarudin-Aminah meraih nomor urut satu dan pasangan Yopi Arianto-Khairizal mendapat nomor urut dua. 

Diraih nya nomor urut satu oleh pasangan Tengku Mukhtarudin-Aminah dalam rapat pleno yang digelar KPU Inhu Rabu (26/8/15) bertempat di gelanggang olahraga (GOR) Danau Raja Rengat. Rapat Pleno yang dipimpin langsung ketua KPU Inhu M. Amin dengan didampingi empat komisioner KPU Inhu, menetapkan nomor urut kepada kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu, setelah sebelumnya dilakukan pengundian.‎ 

"Setelah hasil pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati didapatkan, hasil pengundian tersebut ditetapkan melalui keputusan KPU Indragiri Hulu bernomor‎ 36/Kpts/KPU - Kab-004.435183/2015 yang menetapkan pasangan Tengku Mukhtarudin - Aminah dengan nomor urut dua dan pasangan Yopi Arianto - Khairizal dengan nomor urut satu," tegasnya.

Dengan telah ditetapkan nya nomor urut bagi kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu ini, maka kedua pasangan calon tersebut dapat menggunakan nomor urut yang telah ditetapkan untuk sosialisasi kepada para pemilih dalam kampanye yang akan mulai digelar pada Kamis (27/8/15). 

"Kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati ini dapat menggunakan nomor urut yang telah ditetapkan pada kampanye yang akan dimulai pada esok hari," jelasnya.(dow/rtc)

Wednesday, August 26, 2015

Calon Bupati Zukri Misran Minta Tim Tetap Solid

Pilkada Pelalawan
PILKADA RIAU, PELALAWAN - Pasca ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan sebagai calon bupati Pelalawan, Zukri menghimbau kepada seluruh tim suksesnya untuk semakin solid dan bekerja keras dalam memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pelalawan

“‎Saya menghimbau kepada seluruh tim sukses, baik dari tim sukses kabupaten sampai ke bawah agar semakin solid untuk pemenangan dan selalu bekerja keras,” kata Zukri kepada wartawan, Selasa (25/08/15). 

Anggota Komisi D DPRD Riau ini menyebut, pihaknya sudah menamai tim koalisi ‎pemenangannya dengan nama “Koalisi Pelalawan Hebat”. Tim Koalisi Pelalawan Hebat ini terdiri dari relawan Suzuki (Siap Untuk Zukri), relawan Zukri-Anas Badrun, relawan Bernas (Bersama Anas Badrun). 

“Solidaritas, etika dan sopan santun dalam memenangkan hati rakyat itu yang diutamakan. Jangan sampai silaturrahmi terputus dengan mereka. ‎Ini akan menjadi modal dasar untuk menang nantinya, saya yakin itu,” ungkapnya. 

Seperti yang diketahui, Zukri akan berdampingan dengan Anas Badrun yang juga pernah menjadi wakil bupati Pelalawan. Pasangan ini akan berhadapan dengan HM Harris-Zardewan pada Pilkada Pelalawan yang dilaksanakan bulan Desember mendatang. Pasangan ini resmi didukung PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Hanura ‎yang total kursinya di DPRD Pelalawan berjumlah 10 kursi. (dow/rtc)

Tuesday, August 25, 2015

Pilkada Kuansing, Tiga Peserta Dapat Nomor Urut

PILKADA RIAU
PILKADA RIAU, KUANTAN SINGINGI - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kuansing , Selasa(25/8/15) menggelar rapat pleno terbuka pencabutan dan penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuansing. Ada tiga pasangan calon yang maju pada Pilkada Serentak 2015 di mendatang.

Tiga calon itu adalah, pasangan Mursini-Halim, pasangan Mardjan Ustha-Muslim dan pasangan Indra Putra-Komperensi. 

Sementara itu, saat dilakukan pencabutan undian, pasangan calon Indra Putra-Komperensi(IKO) mendapatkan nomor urut satu. Sementara pasangan Mursini-Halim (MH) mendapatkan nomor urut dua, dan pasanga Mardjan Ustha-Muslim(MM) mendapatkan nomor undian tiga.

Penetapan nomor urut tersebut ditetapkan melalui rapat pleno KPU Kuansing, Selasa(25/8/15) di Kantor KPUD Kuansing , Teluk Kuantan. 

"Pencabutan nomor urut sudah selesai kita lakukan, masing-masing calon sudah resmi mendapatkan nomor urut. Nomor inilah yang akan dipakai nantinya sampai harii pencoblosan," tutup Ketua KPUD Kuansing, Firdaus Oemar.(dow/rtc)

Hasil Pleno Pilkada Siak, Syamsuar-Alfredi (SUARA) Peroleh Nomor 1

PILKADA SIAK
PILKADA RIAU, SIAK - Pengambilan nomor urut pasangan calon sudah dimulai, Selasa (25/8/15), sekitar pukul 10.20 WIb, pasangan incamben Syamsuar-Alfedri atau SUARA mendapatkan nomor urut 1 dan pasangan Suhartono-Syahrul atau Berkah mendapatkan nomor urut 2. 

Acara tersebut berlangsung di gedung Maharatu depan Istana Siak, dan pengawalan ketat dari kepolisian.Kedua pasangan calon, tampak senang dengan nomor yang didapatnya dan terkesan nomor idaman. 

Pasangan Syamsuar-Alfedri ‎terus melontarkan kata-kata "satu-satu" dan Syahrul katakan "dua-dua" dan nomor tersebut keluar. 

Setelah pengambilan nomor urut, pasangan Syamsuar-Alfedri dan rombongannya langsung menuju Posko kemenangan di Jalan Sapta Taruna atau Tengku Buang Asmara. Dan pasangan Suhartono-Syahrul dengan berjalan kaki juga bergerak ke pos‎ kemenangannya.(dow/rtc)

Pilkada Rohil 2015, 4 Pasang Peserta Dapat Nomor Urut

PILKADA RIAU
PILKADA RIAU, ROKAN HILIR - Wan Syamsir Yus-Helmi mendapat nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rohil. Sedangkan Suyatno-Djamiludin nomor urut 2, Syafrudin-Mohammad Ridwan nomor urut 3 dan Herman Sani-Taem nomor urut 4. 

Pengundian dilakukan dalam Pleno Terbuka KPU Rohil, Selasa (25/8/15) di GOR Batu Enam, dipimpin Ketua KPU Agus Salim didampingi komisioner lainnya.

Sebelum pengundian, Ketua Pokja Pencalonan KPU Rohil, Suprianto membacakan tata cara pengundian, disusul pemeriksaan media pengundian oleh Ketua Panwas Jaka Abdillah, Ketua Tim Sukses dan Kapolres AKBP Subiantoro, SH, S.ik. 

Pengundian diawali pencabutan nomor antri, lalu disusul pencabutan undian sebenarnya, dan didapatilah hasil demikian. 

Ketua KPU Rohil Agus Salim dalam kesempatan tersebut menjelaskan, pengundian nomor urut merupakan tahap akhir tahapan pencalonan.(dow/rtc)

Targetkan Suara 70 Persen, Tim Susuki (Suparman-Sukiman) Yakin Menang di Pilkada Rohul

PILKADA ROHUL
PILKADA RIAU, ROKAN HULU - Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) Suparman-Sukiman sudah menyusun strategi menangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rohul 2015. 

Tim pemenangan berjargon MANTAP menargetkan bisa meraih suara 70 persen dari 16 kecamatan untuk pasangan calon Susuki saat pelaksanaan Pilkada 9 Desember akan datang.

Demikian kata Ketua Tim Kabupaten Rohul Pasangan Calon Susuki H. Zulyadaini didampingi Sekretaris Tim Pemenangan Jalalus Sayuti di seusai penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Rohul di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, Senin (24/8/15).

Jalalus mengakui dalam meraih 70 persen suara di 16 kecamatan, tim pemenangan Susuki sudah menyusun startegi dan langkah-langkah dalam mencapai target.

"Tim kita solid dan saling berkomunikasi di lapangan, kita jalani hingga ke pelosok-pelosok. Kini masyarakat Rokan Hulu khususnya sudah tau mana yang terbaik sesuai hati nuraninya," kata Jalalus di Pasirpangaraian kepada wartawan.

Disinggung strategi dalam meraih 70 persen suara di Pilkada nanti, Tim Susuki akan intens menyusun strategi. Salah satunya melakukan diskusi dengan sesepuh partai koalisi, terdiri Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Gerindra, dan Partai Hanura, serta sejumlah partai pendukung lain.

Soal popularitas, diakui Jalalus, calon Bupati Rohul periode 2016-2021, Suparman sudah akrab dan dikenal warga Rohul. Apalagi, ia sudah tiga kali menjadi anggota DPRD Riau. Sedangkan calon wakilnya Sukiman dikenal karena ia merupakan tokoh masyarakat Jawa, dan pernah menjabat Wabup Rohul periode 2004-2009 silam.

"Mereka sudah banyak dikenal masyarakat. Mereka (Suparman-Sukiman) juga punya popularitas dan elektabilitas yang tidak diragukan lagi," kata Jalalus dan mengharapkan Komisi Pemilihan Umum, Panitia Pengawas, serta pegawai negeri sipil di Rohul bersikap netral.

"Tim Susuki sendiri akan bermain netral di Pilkada 9 Desember akan datang," pungkas Jalalus diiyakan H. Zulyadaini.(dow/rtc)

6 Dewan Maju Pilkada Riau, BK : Kita Pastikan tak Ganggu Program

BERITA RIAU, PEKANBARU - Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau meyakini, enam orang anggota DPRD Riau yang maju dalam pemilihan kepala daerah Desember mendatang tidak akan mengganggu kinerja DPRD Riau, terutama saat rapat paripurna dilaksanakan. 

“Kita yakin tidak akan mengganggu. Proses PAW mereka tidak akan lama, kecuali mereka tersangkut masalah hukum, harus mengunggu putusan inkrah‎,” kata Taufik Arrakhman, Ketua BK DPRD Riau Senin (24/08/15).

Anggota Komisi A DPRD Riau ini mengatakan, partai dari enam anggota dewan tersebut bakal mengirimkan surat pengunduran diri setelah mereka ditetapkan sebagai calon oleh KPU di daerah masing-masing. 

“‎Saya yakin partai mereka akan cepat mengajukan PAW mereka. Kita pun juga yakin, hal ini jauh-jauh hari sudah diurus mereka, PAW enam orang anggota itu,” ungkap anggota dewan dari daerah pemilihan Kota Pekanbaru ini. 

Di samping itu, ia pun menghimbau kepad‎a seluruh anggota dewan yang tidak terlibat dalam pemilihan kepala daerah, agar selalu menjalankan kerjanya di DPRD Riau. Seperti menghadiri rapat paripurna dan berbagai kegiatan lainnya. 

“Utamakanlah kepentingan dewan daripada kepentingan pribadi. Masih banyak tugas di dewan yang mesti diselesaikan,” tutup politisi Gerindra ini. 

Seperti yang diketahui, adapun enam orang anggota DPRD Riau yang maju pada pemilihan kepala daerah yakni, Suparman, Zukri, Syafaruddin Poti, Eko Suhardjo, Indra Putra dan Mursini.(dow/rtc)

Monday, August 24, 2015

Dua Paslon Bupati Resmi Bersaing Maju Pilkada Pelalawan

PILKADA RIAU
PILKADA RIAU, PELALAWAN - KPU Pelalawan akhirnya, menetapkan dua pasang calon bupati dan wakil bupati Pelalawan untuk Pilkada 2015. Penetapan ini dilakukan di aula mini kantor KPU Pelalawan (24/8/15) yang dihadiri oleh tim masing-masing calon.

Rapat penetapan calon ini, dipimpin oleh ketua komisioner KPU, Nasarudin, serta didampingi empat komisioner anggota KPU lainnya. Menurut dia, KPU Pelalawan, sebelumnya sudah melakukan rapat pleno, memeriksa kelengkapan masing kedua calon.

"Tadi, siang atau beberapa jam yang lalu, kami sudah melakukan rapat pleno syarat-syarat masing calon. Setelah ditelaa, kami mengambil kesimpulan, sebelumnya masih balon sekarang sudah boleh disebut sebagai calon bupati," terang Nasarudin yang juga rapat pleno penetapan calon ini dihadiri Sekdab, Tengku Muhklis.

Setelah memberikan arahan, terkait pemeriksaan berkas pencalonan itu, ketua komisioner KPU Nasarudin, menyerahkan berkas-berkas pencalonan kepada masing-masing tim.

Untuk calon bupati dan wakil bupati pasangan HM Harris-Zardewan, berkas diterima langsung oleh ketua Koalisi partai pengusung Tengku Zulmizan Assagaf. Sementara itu, untuk pasangan Zukri Misran-Anas Badru, berkas pencalon ini, diterima oleh, ketua tim koalisi partai pengusung, Suprianto.

Setelah, penyerahan berkas masing-masing calon, kemudian dilanjutkan, rapat pembahasan pemetaan lokasi kampanye serta, kelengkapan terkait pelaksanaan, kampanye.

Sebagai data tambahan, besok tanggal 25 Agustus 2015 KPU Pelalawan menjadwalkan, pencabutan nomor undian, nomor urut masing-maing calon, bertempat di gedung daerah Laksamana Mangku Diraja. Sementara untuk tanggal 26 Agustus, KPU menjadwalkan kampanye damai, juga melakukan tepung tawar bersama dengan Lembaga Adat kabupaten Pelalawan.(dow/rtc)

Baliho Tetap Berdiri, Mantan Bupati Yopi Abaikan Himbauan Kasiarudin

BERITA RIAU, INDRAGIRI HULU - Himbauan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Kasiarudin kepada seluruh jajaran ‎Pemkab Inhu, agar menertibkan seluruh alat peraga kampanye (APK) termasuk baliho mantan bupati Inhu sebelum dilakukan nya penetapan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati 2015. Ternyata hanya sebatas himbauan belaka yang tak dilaksanakan. Sebagaimana baliho mantan bupati yang masih berdiri didepan kantor Camat Pasir Penyu

Masih berdirinya baliho di depan kantor camat Pasir Penyu ini masih terlihat pada Senin (24/8/15) sekitar pukul 11.15 Wib. Dimana hal ini disesalkan tokoh kecamatan Pasir Penyu yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Inhu Zaharman Kaz.

"Seorang abdi negara seyogyanya memang harus loyal pada pimpinan namun tidak pada pribadi. Sementara profesionalitas dalam bekerja dan menjalankan tugas juga harus dikedepan daripada kepentingan pribadi maupun golongan," tegasnya. 

Diungkapkannya, dengan diabaikan nya himbauan dari seorang Pj.Bupati yang saat ini memimpin Kabupaten Inhu, sudah selayaknya ini menjadi momen untuk dilakukan nya evaluasi. Mengingat untuk himbauan saja sudah diabaikan apalagi dengan intruksi atau arahan lainya yang sudah menjadi kewajiban bagi bawahan untuk melaksanakan. 

"Agar netralitas PNS tetap terjaga, ada baiknya dilakukan evaluasi menyeluruh. Dan siapa saja yang harus dievaluasi tentunya Penjabat Bupati sudah memegang daftarnya. Siapa yang profesional dalam bekerja tentunya tetap menjadi prioritas dalam mengemban amanah," ungkapnya. 

Sementara itu camat Pasir Penyu Saharuddin hingga berita ini dibuat belum dapat dikonfirmasi. Begitu juga telepon selulernya saat dihubungi tak kunjung diangkat dan SMS yang dikirimkan tak kunjung dibalas.(dow/rtc)

Saturday, August 22, 2015

Harris-Zardewan Siap Tandatangani "Kontrak Rakyat" dengan BEM se Riau

Pilkada Pelalawan
PILKADA RIAU, Pelalawan - Pasangan H.M. Harris - Drs. H.M. Zardewan, MM (disingkat HAZA) yang maju pada Pilkada Kabupaten Pelalawan 9 Desember 2015 siap menandatangani "Kontrak Rakyat" yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UR) dan BEM se-Riau (BEMSRI).

Demikian disampaikan Ketua Koalisi Amanah Rakyat Pelalawan Bersatu (KARPB) T. Zulmizan F. Assagaff, SE, M.Si.,Ak, Jumat (21/8/15), sebagai pengusung HAZA saat menerima delegasi BEM UR di Posko Utama KARPB di jalan Maharaja Indra Pangkalankerinci.

Lebih lanjut Zulmizan menyatakan, walaupun belum berkonsultasi minta persetujuan kepada kandidat yang mereka usung, dia menyatakan HAZA siap hadir dan menandatanganinya. "Tidak ada masalah! HAZA menyambut baik, siap hadir dan menandatangani kontrak rakyat tersebut. Kami sangat antusias, jika itu memang maslahat bagi ummat," kata Zulmizan yang didampingi beberapa fungsionaris KARPB.

Zulmizan menyatakan, beberapa poin dari isi draft kontrak tersebut justru sudah direalisasikan oleh Pak Harris pada periode pertama jabatannya. Hal tersebut jelas tercantum dalam tujuh Program Strategis yang gencar dicanangkan Harris yaitu Pelalawan Sehat, Pelalawan Cerdas, Pelalawan Terang, Pelalawan Lancar, Pelalawan Makmur, Pelalawan Eksotik dan Pelalawan Inovatif.

"Alhamdulillah itulah kelebihan HAZA yang sudah jelas kiprahnya. Ketika orang lain masih sibuk hanya mengumbar janji, HAZA sudah memberikan bukti nyata kepada rakyat. Bahkan beberapa program pro rakyat yang tidak tercantum dalam kontrak sudah juga terealisasi," kata politisi PAN ini.

Sebelumnya diperoleh informasi, delegasi BEM UR yang terdiri dari Topan Rezki Ernando, Asnawir Nasution, Tauhid Mahtifatullah, Suyeni dan Indra Lesmana mendatang KARPB untuk meminta kesediaan pasangan HAZA. Mereka sedang melalukan road show ke kabupaten/ kota di Riau untuk misi tersebut. Adapun 12 poin draft Kontrak Rakyat yang akan disodorkan kepada Calon Bupati/Calon wakil bupati.

Adapun isi draft Kontrak Rakyat yang akan disodorkan kepada Calon Bupati/ Walikota se-Riau adalah sebagai berikut: 

1. Tidak akan melakukan korupsi; 
2. Mengatasi masalah kabut asap dan kebakaran lahan; 
3. Pendidikan Gratis 12 tahun; 
4. Berobat gratis; 
5. Memberantas kemaksiatan; 
6. Memperbaiki infrastruktur hingga ke desa; 
7. Mendukung nasionaliosasi aset strategis bangsa.
8. Mensejahterakan buruh dan guru; 
9. Mereformasi birokrasi hingga ke desa; 
10. Membuka lapangan pekerjaan massal; 
11. Menekan angka kemiskinan di bawah 5 persen; 
12. Penerimaan pegawai dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Kami sangat menyambut baik. Karena juga merupakan kewajiban kami sebagai pengusung HAZA agar mereka senantiasa pro rakyat jika nanti diberi amanah. KARPB berkomitmen untuk mengawalnya," terang Zulmizan.

Pada kesempatan tersebut Zulmizan menyampaikan saran kepada BEM UR agar meningkatkan koordinasi dengan BEMSRI dan BEM kampus-kampus lain. 

"Karena kami mendapat informasi teman-teman BEMSRI juga mempunyai program yang sama. Alangkah indahnya jika mahasiswa bisa kompak mengawal kepentingan rakyat ini," kata politisi PAN yang dikenal sebagai mantan aktivis dan pernah menjabat sebagai Ketua Presidium Senat Mahasiswa UR dua periode.(dow/rtc)

Friday, August 21, 2015

Maju Pilkada Rohil, Kadisdik Bengkalis akan Segera Diganti

RiauCitizen.com, Bengkalis - Penjabat Bupati Bengkalis, Provinsi Riau,  Ahmad Syah Harrofie akan segera mengganti jabatan kepala dinas pendidikan yang sebelumnya dijabat oleh Herman Sani.

Adapun Kekosongan jabatan Kepala Disdik Bengkalis tersebut, dikarenakan  Herman Sani, mengikuti pencalonan Bupati Rokan Hilir (Rohil) untuk priode 2015-2020.

"Saat ini meskipun beliau sudah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Rohil, tapi masih pegawai dan Kadisdik Bengkalis," Kata Pejabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie dalam keterangannya di Bengkalis, Jumat.

Ia mengatakan, setelah Herman Sani ditetapkan sebagai calon bupati oleh Komisi Pemilihan Umum Rokan Hilir pada tanggal 24 Agustus, maka  jabatan yang ditinggalkannya akan segera diisi.

Menurut Ahmad Syah Harrofie, saat ini ia belum merinci siapakah yang akan mengganti posisi Herman Sani tersebut ataupun apakah langsung melantik pejabat defenitif atau menunjuk pelaksana tugas.

"Sebaiknya kita tunggu terlebih dulu hasil proses politik di KPU Rohil, kendati penetapannya juga tidak lama lagi. Setelah itu baru kita tentukan proses selanjutnya," ujarnya lagi.

Sementara itu, Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis, Indra Gunawan berharap  pengganti kepala Dinas Pendidikan tersebut merupakan orang yang benar-benar mengerti dengan kondisi dunia pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa pengganti kepala dinas pendidikan yang baru nantinya jangan sampai ditunda lagi setelah penetapan Herman Sani sebagai calon bupati rokan hilir.

"Kita berharap, begitu penetapan dari KPU Rohil bahwa Herman Sani dinyatakan lolos sebagai calon, maka Pj Bupati harus bisa langsung menunjuk Kadisdik yang baru," kata Indra Gunawan menegaskan.(dow/anr)

Indra Putra Pamitan di DPRD Riau Maju Pilkada Kuansing

Pilkada Kuansing
RiauCitizen.com, Kuantan Singingi - Maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kuansing, Indra Putra, Anggota DPRD Riau sampaikan pamit dan salam perpisahan kepada anggota dewan yang lain dalam rapat paripurna DPRD Riau. 

“Interupsi pimpinan, dalam paripurna ini, saya mohon pamit ke anggota dewan yang lain karena maju dalam Pilkada Kuansing," kata Indra Putra saat mengajukan interupsi dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang III, Jum'at (21/08/15). 

Selain itu, setelah ditetapkan KPU Kuansing sebagai calon kepala daerah tanggal 24 Agustus ini, politisi Golkar ini mengatakan bahwa dirinya tidak bisa aktif mengikuti kegiatan dewan. 

“‎Setelah penetapan calon tanggal 24 Agustus mendatang. Saya mohon tidak mengikuti kegiatan dewan lagi,” ungkapnya sambil menyebutkan semua berkas dan syarat untuk maju sudah dipenuhi KPU Kuansing

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi D DPRD Riau ini meminta maaf kepada seluruh anggota dewan dan pemerintah Provinsi Riau jika selama ini, ada kesalahan yang dilakukan dirinya.‎ 

"Saya mohon maaf selama di dewan kepada rekan-rekan anggota dewan dan pemerintah Provinsi Riau. Mohon doa dan restu dukungan maju dalam Pilkada Kuansing,” jelasnya.‎ 

Menanggapi hal ini, Sunaryo, Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo yang juga memimpin paripurna mengatakan, selama berjuang kepada Indra Putra.‎ 

"Semoga berhasil dalam perjuangannya dan saat ini ada enam anggota dewan yang maju dalam Pilkada serentak. Mudah-mudahan ke depan, kita bisa bertemu dengan mengundang mereka sebagai kepala daerah," tutupnya. 

Seperti yang diketahui, Indra Putra berpasangan dengan Komperensi dalam Pilkada Kuansing.(dow/rtc)

Thursday, August 20, 2015

Panwas Rohul : Boleh Gelar Bazar tapi Dilarang Bagi Sembako Gratis

RiauCitizen.com, Politik - Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membolehkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rohul dibolehkan menggelar bazar. Namun, tidak boleh membagikan paket Sembako gratis.

Menurut Ketua Panwas Rohul Hidayati melalui Komisioner Panwas Divisi Pengawasan dan Humas Yurnalis, aturan kampanye diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2015 dalam Pasal 41, yakni mengenai kegiatan sosial kampanye.

"Kegiatan bazar boleh dilakukan, namun tidak boleh membagikan Sembako gratis karena masuk dalam kategori money politik," ujar Yulisman.

"Sembako harus dijual meski harga di bawah harga yang seharusnya. Tidak boleh gratis. Jangan jadikan bazar sebagai ajang money politik," kata Yurnalis.

Sedangkan kegiatan sosial tetap dibolehkan, seperti donor darah, sunat massal, pentas seni, olahraga, perlombaan, dan kegiatan sosial lainnya selama saat kegiatan tidak ada money politik.

Dalam pasal 5 ayat (3), kampanye dilakukan Paslon dan tim kampanye harus dilakukan sesuai metode. Beberapa hari sebelum kegiatan, Paslon wajib memberitahukan secara tertulis ke KPU Rohul dengan tembusan pihak Panwas Rohul dan Kepolisian.

"Kalau bisa jangan sehari sebelum kegiatan baru diberitahukan, karena nanti ada saran dari KPU, seperti lokasi yang akan dipakai dan sistem pengamanan," sarannya.

Yurnalis berharap seluruh Paslon dan tim kampanye tidak menimbulkan "bibit-bibit" sengketa di Pilkada serentak tahun ini. Paslon dan tim kampanye harus memahami Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang kampanye.

Pertemuan Terbatas juga Harus Lapor 

Selain kampanye dialogis harus memberitahukan ke KPU dengan tembusan Panwas dan Kepolisian, setiap pertemuan terbatas, baik di dalam atau luar ruangan, tim kampanye Paslon juga wajib memberitahukan kepada panyelenggara.

"Peserta tidak boleh lebih dari seribu orang atau maksimalnya seribu orang. Harus ada pemberitahuan ke KPU. Intinya semua kampanye harus ada pemberitahuan," tandas Yurnalis.(dow/rtc)