Showing posts with label Berita Siak. Show all posts
Showing posts with label Berita Siak. Show all posts

Monday, November 16, 2015

Tak Terjaga Kebersihannya, Objek Wisata Andalan Siak Ini Ramai Dikritik

BERITA RIAU, SIAK - Objek wisata budaya Istana Siak di Kabupaten Siak yang tidak terjaga kebersihannya mendapat kritikan dari wisatawan yang berkunjung lokasi itu.

Sampah yang berserakan di sekitar lokasi Objek wisata andalan Kabupaten Siak itu ternyata mengganggu kenyamanan pengunjung.

Bersampena dengan pergelaran MTQ XXXIV di Siak membuat para pengunjung menangmbil kesempatan untuk duduk dan melihat koleksi barang-barang antik yang terdapat dalam istana itu.

Selain jarak anatar istana ini dengan lokasi terlaksananya MTQ XXXIV, para pengunjung yang baru memijakkan kakinya di Siak terlihat berbindong-bindong untuk melihat sejarah peninggalan belanda. Namun sayangnya, suasana tidak nyaman justru yang tersuguhkan tepat depan lapangan Istana.

"Sampah bekas makanan di sini berserak dimana-mana jadi menganggu mata kalo mau duduk di sini. Ini aturannya di bersihkan cepat kalau tidak bau,"ungkap Burhan, seorang wisatawan asal bagan batu, Minggu (15/11/2015).

Hal senada juga di ungkapkan oleh Edison, pengunjung asal Inhu ini juga mengaku risih dengan kondisi aroma di sekeliling istana.

"Udah beberapa kali ke sini. Pas ada momen MTQ ini saya bawa rombongan jalan-jalan ke istana, liat sampah yang berserak gini jadi mengganggu. Petugas kebersihan ke mana coba. Memang lagi ramai, tapi masak tak ada petugas yang bersihin. Kayak kurang petugas kebersihan aja," tandasnya.

Dari pantauan bertuahpos untuk penyediaan bak sampah di lokasi itu memang sangat minim. Hal ini juga di ungkapkan oleh salman, wisatawan asal Bunga Raya yang membawa ke dua anaknya ke Taman Maharatu.

"Gada tong sampah, Jadi saya tarok di sini sajalah. Lagi pula banyak bekas nasi bungkus juga di sini," sambungnya. (dow/btp)

Sunday, November 15, 2015

Kerajinan Anyaman Pandan Khas Inhil jadi Perhatian Plt Gubri

BERITA RIAU, SIAK - Plt Gubernur Riau Arsyasjuliandi Rachman tertarik dan minta dikembangkan kerajinan anyaman pandan khas Inhil. 

Hal ini diungkapkannya saat membuka dan meninjau stand pameran Kabupaten Inhil di arena MTQ XXXIV Riau, Sabtu (14/11/15) sore. 

Saat itu didampingi Bupati Inhil HM Wardan dan Kepala Badan Perizinan Penanaman Modal dan Promosi Daeraha (BPPMPD) Inhil Junaidi Ismail. Cukup lama beliau melihat dan memegang tudung saji dari anyaman daun pandan hasil produksi pengrajin yang dikoordinir Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Inhil. 

"Ini bagus untuk dikembangkan dan dipromosikan," sebut Andi Rachman kepada Wardan. 

Bahkan, saat itu Plt Gubri sempat memanggil Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Provinsi Riau Fahmizal Usman dan menunjukkan kerajinan anyaman pandan tersebut. 

Saat itu, Bupati Inhil HM Wardan menerangkan, kerajinan anyaman pandan ini sudah lama menjadi kerajinan khas Inhil, yang dibuat menjadi tempat pakaian, tudung saji, kipas dan lainnya. 

"Ya, tadi Plt Gubri tertarik dengan anyaman pandan dan minta supaya dikembangkan dan dikemas dengan baik. Beliau juga tertarik dengan kuliner khas Inhil yang disuguhkan seperti empek-empek yang dibuat dari sagu," ungkap bupati kepada media, usai Plt Gubri meninjau stand pameran Inhil. Kedepan, melalui instansi terkait akan dilakukan pembinaan bagi para pengrajin ini. 

Sementara itu, Kepala BPPMPD Junaidi Ismail menyampaikan, Plt Gubri menyampaikan ketertarikannya dengan anyaman pandan khas Inhil ini. 

"Beliau menyebutkan biasanya hiasan anyaman pandan seperti ini menjadi hiasan di hotel dan apartemen, maka sebaiknya dikembangkan dan dipromosikan lebih luas," imbuhnya.(dow/rls)

Saturday, November 14, 2015

Tuan Rumah MTQ, Bupati Syamsuar : Jaga Nama Baik Siak

BERITA RIAU, SIAK - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)di kabupaten Siak. Gladi resik pun telah rampung di laksanakan kamis (12/11) malam, yang dihadiri oleh bupati Siak.

Gladi Resik Persiapan MTQ di Kabupaten Siak
Sebagai tuan rumah, Bupati pastinya ingin pelaksanaan MTQ yang dibuka Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, 14 November 2015 nanti memberi kesan positif kepada 12 kabupaten yang mengikuti.

"Jaga nama baik Siak sebagai tuan rumah, jangan sampai mereka kecewa. Dengan memberikan yang terbaik, semua lapisan masyarakat harus dilibatkan, sudah disampaikan juga kepada Camat, agar pedagang tidak menaikan harga makanan, sehingga memberatkan tamu yang datang ke Siak. Mari sama-sama kita sukseskan acara ini untuk mensyiarkan agama Islam,"jelasnya.

Dari 21 perlombaan tercatat 17 lomba yang diikuti  oleh Kabupaten Siak. Bupati pun berharap nantinya meraih juara pada MTQ XXXIV ini.

"Kita berharap bisa menang di ajang mtq ini nantinya, dan peserta yang ikut bisa saling belajar,"ungkapnya.

Tercatat malam tadi 9 kafilah dari kabupaten/kota sudah berada di Siak, yaitu Inhu, Pelalawan, Siak, Dumai, Meranti, Bengkalis, Rohil, Rohul dan Kampar. Sedangkan Pekanbaru, Kuansing dan Inhil, dijadwalkan datang hari ini Jumat.

"Dengan terselenggaranya acara ini, juga dapat jadikan sebagai ajang promosi kabupaten siak,"tungkasnya.

Sebelum pembukaan di mulai nantinya akan ada pawai ta'aruf yang akan di ikuti sekitar 5.555 peserta yang dijadwalkan Sabtu (14/11/2015) pagi.(dow/adv)

Friday, November 13, 2015

Hingga Akhir Tahun, Pemkab Siak Targetkan 60 Persen Rumah Dialiri Listrik

BERITA RIAU, SIAK - Listrik telah menjadi keperluan mendasar bagi masyarakat, karena dengan listrik mereka bisa melakukan banyak hal. Namun dengan minimnya ketersediaan listrik tentunya tak hanya keperluan masyarakat yang terganggu tapi juga di sektor industri dan UMKM.

Ilustrasi
Pasalnya ada beberapa desa bagian atas yang belum merasakan PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) seperti beberapa kecamatan yaitu Sungai Apit, Pusako, Sabak Auh, Bunga Raya, Siak, Mempura dan Dayun.

"Sampai sekarang memang belum beroperasional karena PLN defisit daya. Harapan kami agar dapat memenuhi listrik di 17 desa yang sudah punya jaringan itu dengan menggunakan PLTG yang di sungai rawa minyak langgam dalam waktu satu setengah bulan', Ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Siak Amin Budyadi, selasa 10/11/2015.

Total perbandingan rumah tangga yang sudah berlistrik dengan jumlah rumah tangga yang ada di Kabupaten Siak sudah mengalami peningkatan. Pada April 2015 lalu RE Kabupaten Siak mencapai 53,45 persen dan Pada Agustus 2015, meningkat menjadi 57 persen.

Untuk meningkatkan pelayanan listrik di Kampung yang ada di Kabupaten Siak, Pemkab Siak dan PLN terus membangun jaringan. Dari 39 kampung yang belum merasakan listrik PLN itu kini sudah 17 kampung sudah memasang jaringan.

‎"rencana pembangunan, target kita diakhir tahun sudah 60 persen rumah tangga terlistrik oleh PLN. Saya kira itu akan tercapai, bahkan harapan RE nantinya melebihi dari target," tandasnya.(dow/btp)

Monday, November 9, 2015

Lakukan Pengrusakan Akibat Kalah Lelang, Oknum Kontraktor di Siak Divonis 30 Hari

BERITA RIAU, SIAK - Salah seorang oknum kontraktor di Siak Inisial WH (38), berbuat nekat, akibat kalah lelang proyek ia datang ke Dinas Pendidikan (Disdik) Siak dan melakukan pengrusakan meja dan lemari. Akibatnya, ia didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Siak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, dan dikenakan Pasal 406 KUHP.

Ilustrasi
Dalam proses persidangan, majelis hakim yang diketuai Asmudi, dan dibantu dua hakim anggota yakni M Nafis dan Ira Rosalin telah memeriksa keterangan saksi-saksi termasuk Kepala Disdik Kadri Yafis yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Binsar. Dalam keterangan saksi-saksi, membenarkan terdakwa WH melakukan pengrusakan, dan juga telah berdamai yang disepakati Kepala Disdik Siak sebagai korban.

Dalam persidangan selanjutnya, JPU Binsar membacakan tuntutan terdakwa WH. Dalam tuntutan JPU tersebut, menuntut WH selama 1 bulan 15 hari kurungan penjara. Tuntutan tersebut telah banyak pertimbangan, diantaranya hal yang meringankan terdakwa yakni kedua belah pihak Disdik dan terdakwa telah berdamai.

Senin (9/11/15), keterangan Kasi Pidum Kejari Siak Wiliyamson, kepada Wartawan di ruang kerjanya bahwa tuntutan tersebut sudah melihat hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa. 

"Mereka (Kepala Disdik dan terdakwa,red) telah berdamai dan surat perdamaian juga telah ditandatangani, mereka juga saling memaafkan dan berpelukan di persidangan, hal ini merupakan hal yang meringankan bagi terdakwa," ujar Willy.

Setelah JPU menuntutnya selama 1 bulan 15 hari akibat melakukan pengrusakan aset kantor Disdik tersebut, maka majelis hakim dalam persidangan memvonis terdakwa selama 1 bulan saja. Putusan juga telah memperhatikan hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa.

Saat ini terpidana WH telah dibebaskan dari Rumah Tahanan (Rutan) Siak, "Informasinya, WH sudah keluar," ungkap Willy.

Sunday, November 8, 2015

Tinjau Lokasi, Plt Gubri Apresiasi Persiapan Lokasi MTQ Siak 2015

BERITA RIAU, SIAK - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman didampingi Bupati Siak Syamsuar dan Forkopinda, Sabtu (7/11) meninjau lokasi persiapan tempat pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau tahun 2015.
 
Plt Gubri Apresiasi Persiapan Lokasi MTQ Siak 2015
 Pelaksanaan MTQ ini akan dibuka pada Tanggal 14 November 2015 di Kabupaten Siak. Saat ini kesiapannya sudah berjalan hampir 80 persen.

Dalam peninjauan tersebut Plt Gubri bersama bupati Siak, Syamsuar menunjukkan Mimbar Tilawah juga  stand Kabupaten/ Kota Se Provinsi Riau yang akan mengisi kegiatan  acara MTQ  ini nantinya .

Andi Rachman begitu sapaan akrabnya mengatakan sangat senang dengan kesiapan  tempat pelaksanaan MTQ. 

"Lokasinya bagus dan luas karena   pengaturan antara  Mimbar Tilawah dan lokasi tempat berdirinya stand stand pameran, serta tempat para pedagang sudah sangat teratur. Kita sama sama  berdoalah Insya Allah acara kita bisa  berjalan dengan lancar dan sukses  tanpa hambatan pada pelaksanaan MTQ Provinsi Riau  ini nantinya,"ujar Plt Gubri kepada Wartawan, Sabtu (7/11).(dow/rip)

Saturday, October 24, 2015

Selain Jarah Harta, Perampok di Kotogasib Siak ini Tega Bunuh Korban

BERITA RIAU, SIAK - Aksi perampokan terjadi di Kecamatan Kotogasib, Siak. Jumat (23/10/15) sekitar pukul 16.15 WIB, korban yakni Jumiati binti Ibrahim merupakan istri dari Kepala Penghulu Kualagasib Basri Hasan, ia ditemukan tewas di dapur rumahnya Jalan Pemda Kilometer 34, Dusun Suka Maju, Desa Kualagasib dengan kondisi mulut, tangan, dan kaki dilakban.

Selain nyawa korban melayang, harta korban juga lenyap dibawa orang tak dikenal (OTK) atau pelaku perampokan. 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X warna hitam, 2 unit Laptop, perhiasan belum diketahui jumlahnya.

Keterangan Kapolsek Kotogasib Iptu Dapris, membenarkan adanya kejadian tersebut, saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan dan olah tempat kejadian perkara. 

"Kita masih melakukan penyidikan," ujarnya.

Selain itu ia mengatakan bahwa, saat kejadian kondisi rumah korban berantakan, sementara pintu dan jendela rumah korban tidak ada yang rusak. Dan sebelum kejadian, korban sekitar pukul 10.00 WIB pagi masih ngobrol dengan tetangganya, setelah itu Korban masuk dan sekitar pukul 16.00 WIB, pintu rumah korban tertutup rapat.

Warga yang curiga, dan melihat kedalam rumah dan melihat isi rumah berantakan, dan saat itu mereka melapor ke Polsek Kotogasib sekitar pukul 18.15 WIB."Saat ini kita sudah mengetahui identitas diduga pelaku perampokan tersebut, diperkirakan jumlah pelaku lebih dari satu orang," ujar Iptu Dapris.(dow/rtm)

Monday, October 12, 2015

HUT ke 16 Kabupaten Siak, Bupati Syamsuar Sampaikan Kemajuan Daerah dan Prestasi

BERITA RIAU, SIAK - Kabupaten Siak, genap berusia 16 tahun, sejak dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis pada 12 Oktober 1999 lalu. Saat ini pucuk pimpinan di negeri istana tersebut yakni Bupati Siak Syamsuar dan Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, untuk memperingatinya digelar sidang Paripurna Istimewa di DPRD Siak.

Sidang terbuka untuk umum tersebut dipimpin Ketua DPRD Indra Gunawan, dan dihadiri Bupati Siak Syamsuar dan Wabup Siak Alfedri, serta anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, dan tokoh masyarakat, masyarakat.Dalam sidang paripurna tersebut, Bupati Syamsuar menyampaikan perkembangan Kabupaten Siak dan prestasi-prestasi yang didapatkan. 

Selain itu juga disapaikan hasil pembangunan dan program serta kegiatan prioritas pelayanan publik pada berbagai sektor yang telah dilaksanakan hingga saat ini dalam mewujudkan Rencana Jangka Menengah Kabupaten Siak Tahun 2011 – 2016.Sektor pendidikan; di sektor pendidikan telah menerapkan berbagai kebijakan, khususnya terkait dengan sarana prasarana dan mutu pendidikan.

Program pendidikan dasar dan menengah dari tahun ke tahun terus ditingkatkan dalam hal pembangunan fisik maupun non fisik baik secara kuantitas maupun kualitas. Beberapa program dan kegiatan prioritas yang telah dilaksanakan antara lain, program pendidikan gratis, dan adanya Peraturan Daerah (Perda) wajib belajar 12 Tahun diharapkan tidak ada lagi anak-anak putus sekolah dari SD sampai dengan SMA/SMK.

Sektor kesehatan, di sektor kesehatan berbagai upaya telah lakukan guna meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat melalui beberapa kegiatan antara lain, pembangunan sarana prasarana kesehatan dari tahun 2011 sampai tahun 2015, Puskesmas Pembantu (Pustu) sebanyak 19 unit, Poskesdes sebanyak 1 unit, Gudang Obat Puskesmas sebanyak 3 unit, dan Instalasi Farmasi sebanyak 1 unit.

Pengadaan obat-obatan untuk Rumah Sakit Umum Daerah, Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya. ‎Pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program JAMKESDA yang dimulai sejak tahun 2012. Sampai saat ini Pemkab Siak telah mengadakan kerjasama dengan 8 rumah sakit rujukan antara lain, Rumah Sakit Umum Daerah Siak, Rumah Sakit Selasih Pelalawan, Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru, Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru, Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Rumah Sakit Ortopedi Solo.

Sektor infrastruktur, Pemkab Siak terus meningkatkan pembangunan jalan, jembatan, pengairan, kelistrikan, perumahan dan pemukiman, air bersih serta perhubungan.Untuk infrastruktur jalan sampai dengan tahun 2015, dari total jalan Kabupaten Siak sebesar 2.880,09 Km, panjang jalan aspal sebesar 1.004,2 km atau meningkat sebesar 314,9 km dibanding tahun 2011 sebesar 689,3 km. Selain itu Panjang jalan beton sebesar 308 km atau menurun sebesar 4 km dibanding tahun 2011 yaitu sepanjang 312 km. Panjang jalan base sebesar 930,7 km atau menurun sebesar 85,8 km dibanding tahun 2011 sebesar 1.016,5 km. Panjang jalan tanah sebesar 646,6 km atau menurun sebesar 215,7 km dibanding tahun 2011 sebesar 862,3 km.P

Pembangunan Jembatan sampai tahun 2015 sepanjang 8.516,50 meter atau meningkat sebesar 564,05 meter dibanding tahun 2011 yaitu sepanjang 7.952,45 meter, dengan jumlah jembatan yang dibangun sebanyak 433 unit. Selanjutnya dalam rangka mengurangi abrasi, hingga tahun 2015 telah dibangun turap beton sepanjang 7.354 meter atau meningkat 947 meter dari tahun 2011 yaitu sepanjang 6.407 meter, bronjong sepanjang 9.123 meter atau meningkat 3.148 meter dari tahun 2011 yaitu sepanjang 5.975 meter. 

Dan untuk pengendalian banjir, hingga tahun 2015 telah dibangun Leoning sepanjang 62.710 meter atau meningkat 10.832 meter dari tahun 2011 yaitu sepanjang 51.878 meter. Untuk infrastruktur jaringan irigasi dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 telah dibangun pintu air sebanyak 39 unit dan bangunan pompanisasi sebanyak 4 unit. Pada sektor kelistrikan, Rasio Elektrifikasi PLN di Kabupaten Siak per April 2015 sebesar 53,45.% atau meningkat sebesar 19,52.% jika dibandingkan pada tahun 2011 yaitu 33,93.%.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat hingga tahun 2015 melalui dana APBD Kabupaten Siak telah diberikan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Solar Home System (PLTS SHS) sebanyak 1.565 unit atau meningkat 1.073 unit jika dibandingkan pada tahun 2011 yaitu 492 unit, pembangunan jaringan listrik untuk Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 310,73 Kms atau meningkat 141,37 Kms.

Jika dibandingkan pada tahun 2011 yaitu 169,36 Kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 488,14 Kms atau meningkat 200,52 Kms jika dibandingkan pada tahun 2011 yaitu 287,62 Kms. Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi Kabupaten Siak.

"Insya Allah pada tahun ini diharapkan akan beroperasi PLTMG Rawa Minyak di Desa Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit serta adanya penambahan daya listrik dari PT. IKPP kepada PLN," ujar Bupati Syamsuar.

Untuk infrastruktur perumahan dan pemukiman, dari tahun 2012 hingga 2015 telah dibangun rumah layak huni sebanyak 739 unit melalui APBD Kabupaten Siak. Pembangunan sarana air bersih pada tahun 2015 sedang dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Pusako melalui sharing budget APBD Kabupaten Siak dengan APBN. Selain itu, saat ini juga dibangun bangunan intake di Kecamatan Koto Gasib yang akan ditransmisikan ke SPAM Kecamatan Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan. 

Total Sambungan Rumah (SR) penerima air bersih hingga per Juli tahun 2015 pada 10 SPAM ibukota Kecamatan berjumlah 7.919 sambungan.Pada sektor perhubungan, dari tahun 2011 hingga 2015 telah dibangun 7 (tujuh) dermaga rakyat yang masing-masing sebanyak 1 unit yaitu dermaga Sungai Rawa, dermaga Siak Sri Indrapura, dermaga Penyengat, dermaga Teluk Lanus, dermaga Bunsur, dermaga Sungai Kayu Ara dan dermaga Bunga Raya, serta dibangun 3 (tiga) unit terminal angkutan darat yaitu terminal Siak, Terminal Perawang dan terminal Minas.

Sektor pariwisata dan kebudayaan, Pemkab Siak tetap terus berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Siak sebagai tujuan wisata sehingga wisatawan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Dalam rangka mengembangkan kepariwisataan dan kebudayaan di Kabupaten Siak, Pemerintah Kabupaten Siak telah memiliki Grand Design Pengembangan Kebudayaan Melayu, dan terus melakukan upaya publikasi, promosi kepariwisataan, serta mengikuti dan melaksanakan event-event kebudayaan dan olahraga yang mendukung kepariwisataan di Kabupaten Siak.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain, Napak Tilas Jelajah Sejarah Bersepeda;Festival Siak Bermadah, Pawai Budaya Melayu dan Festival Kuliner, pembangunan museum Suku Sakai, pembangunan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) di setiap kecamatan. Pencanangan pembangunan kampung budaya sebagai kampung adat, pawai seni budaya nusantara.Selain itu, penyelenggaraan event rutin tahunan olahraga balap sepeda bertaraf internasional Tour de Siak yang dijadikan sport tourism, pelaksanaan Kejuaraan Olahraga Balap Sepeda BMX.

"Pada tahun 2015 ini merupakan kali kedua kita dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan nasional sepatu roda," terang Bupati Syamsuar.Sektor investasi; investasi di Kabupaten Siak dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah nilai investasi dari tahun 2011 hingga semester I tahun 2015, berdasarkan hasil verifikasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 4,6 triliun rupiah lebih dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai sebesar 2 milyar dollar lebih, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 22.168 orang.

"Peningkatan jumlah investasi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah tujuan investasi yang menjanjikan di Provinsi Riau. Beberapa kebijakan, program dan kegiatan strategis yang dilakukan Pemkab Siak dalam mendukung investasi," ujar bupati.

Sektor pertanian, produksi padi dari tahun 2011 sampai dengan 2014 mengalami peningkatan. Tahun 2014 produksi padi sebesar 40.394 ton atau meningkat 12.948 ton dari tahun 2011 sebesar 27.446 ton. Peningkatan produksi padi tersebut akan terus ditingkatkan melalui intensifikasi pertanian. Sektor perkebunan, komoditas perkebunan di Kabupaten Siak didominasi oleh kelapa sawit. Total luas perkebunan kelapa sawit tahun 2014 sebesar 287 ribu hektar lebih dengan produksi dalam bentuk Crude Palm Oil (CPO) sebesar 949 ribu ton lebih atau meningkat 210 ribu ton lebih dari tahun 2011 sebesar 738 ribu ton lebih.

Sektor peternakan, dalam rangka menjadikan Kabupaten Siak sebagai sentra produksi sapi, Pemkab Siak telah menetapkan 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Kerinci Kanan, Dayun, Lubuk Dalam dan Koto Gasib sebagai kawasan pengembangan pembibitan sapi bali. 

Disamping itu Pemerintah Kabupaten Siak juga telah melaksanakan pengembangan sapi dengan pola Sistem Integrasi Sapi dengan Kelapa Sawit (SISKA) dan Sistem Integrasi Sapi dan Padi (SISPA).Selain itu dipaparkan Bupati Syamsuar, dalam pengelolaan keuangan, Pemkab Siak telah melaksanakan Sistem pengelolaan aset dan keuangan secara tertib sehingga Pemerintah Kabupaten Siak telah mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Provinsi Riau empat kali berturut-turut atas laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014.

Dan untuk penghargaan dan prestasi Pemerintah Daerah Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha bagi kepala daerah yang berhasil membina desa yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2014 dengan capaian standar tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah daerah, mendapatkan opini WTP dari BPK-RI yang diberikan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia.Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. 

Pengahargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama yang diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Penghargaan Kebudayaan Nasional kategori Pemda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,Penghargaan Kategori Pembina BAZNAS Daerah sangat baik dari BAZNAS Pusat yang di serahkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Anugrah Pangripta Nusantara (APN) Kabupaten/Kota Tahun 2015. Pemerintah Kabupaten Siak meraih harapan II untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Republik Indonesia, Penghargaan Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Pemukiman Hutan dan Lahan di Daerah (KARHUTLA), yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.‎ Penghargaan Bina Perencanaan Tahun 2015 terbaik se-Provinsi Riau yang diberikan oleh Gubernur Riau.(dow/adv)

Wednesday, October 7, 2015

Musim Tanam Tiba, Petani Siak Kesulitan Air

BERITA RIAU, SIAK - Musim tanam padi telah tiba, akan tetapi para petani di Kabupaten Siak gelisah, galau, dan merana (Gegana) ‎untuk mendapatkan sumber air karena saat ini musim kemarau yang mengakibatkan keringnya sumber air untuk bercocok tanam. 

Selain itu sumber air yang selalu menjadi idola adalah air sungai siak, ternyata sudah tidak bisa lagi diidolakan karena airnya sudah asin.‎ Selasa (6/10/15), kegalauan itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Siak Rubiati, kepada awak media bahwa saat ini masyarakat petani padi sangat sulit mendapatkan sumber air, dan terpaksa memikirkan bagai mana cara untuk tetap memanfaatkan air sungai siak yang asin.‎ 

"Dimusim tanam ini, saya dan para petani serta PPL pertanian bekerjakeras untuk memikirkan tetap melakukan penanaman padi. Tentunya dengan tatap memanfaatkan air sungai Siak yang sudah asin saat ini, dengan cara-cara yang baik agar bisa tetap menanam," ujarnya. 

Selain itu dikatakan Rubiati, bahwa biasanya petani padi menanam dengan menggunakan alat transplanter‎ tetapi saat ini terpaksa dilakukan dengan cara manual. Tentunya dengan cara manual akan memakan waktu lama, dan kerja yang cukup membutuhkan tenaga ekstra.Dari 4675 Hektar (ha) lahan padi yang tersedia baru sekitar 600 ha yang sudah dan mulai ditanam. 

Para petani menanam padi, dengan menggunakan sumber air yang dipompa-pompa kecil ke sawah agar bisa melakukan penanaman. 

"Walaupun demikian, kita terus berupaya agar para petani padi kita tidak surut untuk menanam padi agar pasokan padi dapat dipertahankan," tambah Rubiati

‎Sementara itu, pompanisasi yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak setahun yang lalu hingga kini belum selesai karena adanya kesalahan dari pihak kontraktor yang membangun pompanisasi tersebut.(dow/rtm)

Tuesday, September 29, 2015

Bank Mandiri di Siak Kebobolan, 6 Pria Bersenpi Gondol Rp 1,4 Miliar

BERITA RIAU, SIAK - Bank Mandiri di Jalan Pertamina, Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak menjadi sasaran aksi perampokan, Selasa (29/9/15), sekitar pukul 12.30 WIB. Informasinya, para penjahat sukses menggondol uang dalam jumlah besar. Sekitar Rp1,4 miliar.

“Curas yang terjadi di Bank Mandiri Lubuk Dalam masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Lubuk Dalam AKP Afrizal menjawab konfirmasi awak media. 

Afrizal mengaku belum bisa memberikan informasi lebih rinci karena sedang berada di tempat kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa pelaku diperkirakan enam orang menggunakan satu unit mobil. Para perampok langsung masuk dan melakukan aksi. Mengikat petugas keamanan lalu, memaksa petugas Bank untuk membuka pintu brangkas dan setelah itu menguras isinya. Ditaksir sekitar Rp1,4 miliar.(dow/rtm)

Monday, September 28, 2015

Mulai Memanas, Panwaslu Siak Terima 6 Pengaduan Dugaan Pelanggaran

BERITA RIAU, SIAK - Konstalasi politik jelang Pilkada Siak 9 Desember 2015 mulai memanas. Sedikitnya, Panwaslu terima 6 pengaduan dugaan pelanggaran Pilkada dari kedua kubu yang bertarung.

Anggota Panwaslu Siak Muhammad Syahrum mengatakan, 6 laporan yang masuk di antaranya dugaan keterlibatan PNS dalam kampanye salah satu pasangan calon. Si pelapor melihat oknum PNS ikut hadir dalam kampanye salah satu calon. Pelapor ‎menduga PNS yang dimaksud menyalahi ketentuan karena telah berpihak dalam proses Pilkada.

"Laporan itu masuk pada 11 September 2015, dan masih dalam penanganan kami," kata Muhammad Syahrum, akhir pekan ini.

‎Selain itu, ada 2 laporan yang sama, yakni keterlibatan kepala desa ‎dalam kampanye pasangan calon, dugaan praktik money politic oleh tim pasangan calon, black campaign di media sosial, dan dugaan kampanye terselubung dalam kegiatan tablig akbar. ‎

"Bisa saja sebulan kedepan pengaduan semakin deras. Kami tetap berkomitmen untuk terus menangani pengaduan dan bersikap netral," katanya.(dow/tbp)

Tuesday, September 22, 2015

Bangun Pipa Gas, PGN dan Pemkab Siak Teken MoU

BERITA RIAU, SIAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan Perusahaan Gas Negara (PGN) resmi menjalin hubungan kerjasama dibidang energi. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) antara Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dengan Danny Praditya, Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia sebagai anak perusahaan PGN di Jakarta, Selasa (22/09/2015).

Perjanjian kerjasama tersebut mencakup pengkajian aspek teknis dan aspek lain yang berkaitan dengan pemanfaatan gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) di wilayah Kabupaten Siak.

Dijelaskan Syamsuar, kerjasama ini akan membawa banyak manfaat bagi kemajuan daerah. Karena itu ia mendukung seluruh proyek pengembangan energi yang akan dilakukan, seperti upaya rintisan pembangunan jaringan pipa Perawang (Kecamatan Tualang)-Pekanbaru, Citygas Project di Kecamatan Tualang, serta upaya pengembangan CNG sebagai alternatif energi bagi transportasi massal.

"Kita mendukung rencana pemasangan pipa distribusi gas dari Kota Perawang-Pekanbaru, sementara untuk hubungan bisnis to bisnis nanti akan dijalin dengan BUMD Siak. Semoga bermanfaat banyak bagi perusahaan dan masyarakat Kabupaten Siak," kata Syamsuar.

Sementara itu, Dirut PT Gas Energi Indonesia Dhanny Praaditya mengaku siap membantu Siak dalam mencapai kemajuan dibidang energi. "Sebagai anak perusahaan PGN, kami bertugas mengembangkan pasar baru agar penggunaan gas sebagai alternatif energi yang ekonomis bisa tersosialisasi dengan baik," katanya.

Ia juga menjelaskan, ke depan pihaknya akan menjadikan hubungan kerjasama bisnis dengan BUMD Kabupaten Siak sebagai prioritas. Selain itu, prospek bisnis juga akan diarahkan pada suplay energi bagi pembangkit industri, kerjasama pengembangan energi dibidang transportasi, serta pemenuhan kebutuhan energi bagi rumah tangga atau Citygas dengan Kecamatan Tualang sebagai Pilot Projectnya.

"Kita upayakan dalam waktu dekat rencana ini segera terealisasi," pungkasnya.(dow/gor)

Monday, September 14, 2015

Kabut Asap, Tour De Siak Dibatalkan

BERITA RIAU, SIAK - Kegiatan wisata dan olahraga balap sepeda internasional Tour de Siak tahun 2015 di Kabupaten Siak, Riau, yang rencananya digelar 15-20 September dibatalkan akibat kabut asap yang masih pekat melanda daerah itu.

"Darurat kabut asap, Tour de Siak terpaksa dibatalkan. Ya, bahasanya dibatalkan," kata Sekretaris Panitia TdS 2015 Hendrisan di Siak, Senin.

Keputusan pembatalan itu diambil dalam rapat mendadak yang dipimpin Bupati Siak Syamsuar dengan seluruh panitia dan Pengurus Cabang Ikatan Sport Sepeda  Indonesia (ISSI) Siak, Senin. 

Pembatalan itu disepakati setelah berkoordinasi dengan PB ISSI dan Gubernur Riau Arsyajuliandi Rachman yang juga telah menetapkan status Riau Darurat Asap. 

"Ini bersifat "force majeure". Apakah nanti kembali digelar atau tidak, mohon tunggu informasi selanjutnya dari kami. Pokoknya semuanya serba tidak memungkinkan, lihatlah kabut asap, jarak pandang begitu singkat," kata Hendrisan. 

Acara ini sedianya akan dibuka langsung Menteri Pariwisata Arief Yahya serta dimeriahkan penyanyi Judika. Panitia sebelumnya juga mengklaim 11 tim asing dari berbagai negara mengikuti balap yang kali ketiga dilaksanakan ini. 

Di antaranya Singha Infinite Cycling Team Thailand, Skydive Dubai Pro Cycling Team Dubai, CNN Laos, Tahbiz Shahrsdari Team Iran, Cebu Cycling Team Philippines, Persatuan Lumba Basikal Trangganu Malaysia, St.George Merida Australia, National Sports Council of Malaysia, EHBS / SATO Australia, Sepahan Pro Team Iran, dan Uzbekistan National Team.

Sementara delapan tim dalam negeri yang akan ikut berkompetisi di empat etape di antaranya tim tuan rumah Siak BSP Nasional Team, Customs Cycling Club Indonesia Jakarta, Pegasus Continental Cyling Team Jakarta, KFC Bike Team, United Bike Kencana Malang, Milagro Yogyakarta, ISSI Kalbar Bank Kalbar, dan DKI Jakarta.(dow/anr)

Friday, August 28, 2015

Siswa di Siak Libur 3 Hari Akibat Kepungan Asap Kiriman

BERITA RIAU, SIAK - Akibat kabut asap yang makin mengkhawatirkan kesehatan, para murid sekolah di Siak terpaksa diliburkan selama tiga hari terhitung hari ini, Kamis (27/8/15), dan direncanakan akan masuk kembali pada Senin (29/8/15). 

Kebijakan meliburkan anak sekolah tersebut disampaikan salah seorang orang tua murid kepada wartawan, ia mengatakan anaknya yang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) dan SMP diliburkan karena kabut asap.

"Tadi sempat ngantar anak ke sekolahnya, tapi pulang lagi karena ternyata anak-anak sekolah libur sampai Senin. Alasan libur, karena kabut asap yang makin tebal dan khawatir akan mengganggu kesehatan anak," ujar Sulasmiwati.

Selin itu diungkapkan Sulasmiwati, bahwa kabut asap cukup tebal di pagi hari saat anak-anak beraktifitas ke sekolah dan akan sedikit berkurang apabila sudah mulai agak siang dan kabut asap bertahan hingga sore. 

"Memang pagi hari asap tebal, mata kita aja perih. Nanti kalau udah agak siang dan sore, asap kurang tapi sedikit," tambahnya.

Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut berharap pada Senin depan itu,kabut asap berkurang agar anak-anak dapat kembali belajar disekolah seperti biasanya. 

"Kalau Senin udah bisa sekolah, ya baguslah berarti kabut asap udah mulai hilang, dan anak-anak bisa sekolah," ungkapnya.(dow.rtc)

Wednesday, August 26, 2015

Kunjungi Siak, Kajagung Kagum Orisinalitas Istana

BERITA RIAU, SIAK - Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) HM Prasetyo, usai menggelar acara bersama Kapolri dan Ketua KPK di Pekanbaru, melakukan kunjungan wisata ke Kabupaten Siak. Rabu (26/8/15), sekitar pukul 10.00 WIB Ia dan rombongan disambut Bupati Siak Syamsuar di Istana Siak, setelah mengunjungi Istana, ia dan rombongan menuju makam Sultan Syarif Kasim II yang merupakan Raja Siak ke‎12 dan juga salah satu pahlawan nasional yang ada di Siak.

Dalam kunjungan tersebut, Kajagung RI mengungkapkan keaslian dan kenyamanan Istana Siak. Peninggalan Raja Siak tersebut hingga saat ini masih terjaga dan terawat, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Siak terus menjaga ke asrian Istana.

"Istana Siak ini tiada duanya, kita lihat-lihat isi dalam Istana yang ditinggalkan masih terawat dan ini merupakan objek wisata di Siak," ujar Prasetiyo.

Selain itu, dapat diketahui bahwa Kajagung dan rombongan menuju Kabupaten Siak melalui jalan darat yakni melintas di Jalan Maredan. Dikatakannya bahwa jalan masih dalam tahap perbaikan, dan hal ini upaya pemerintah untuk terus meningkatkan infrastruktur agar memperlancar perekonomian masyarakat.

"Tentunya, jalan tadi masih ada dalam perbaikan untuk lebih bagus, dan pemerintah terus berupaya meningkatkan infrastruktur," tambahnya.

Direncanakan Kajagung dan rombongan, akan kembali bertolak ke Pekanbaru karena Kajagung akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat pada pukul 16.00 WIB.

"Pak Kajagung nanti sore balik ke Jakarta, untuk menunggu jadwal keberangkatan pak Kajati mengajaknya ke Siak, melihat-lihat Istana dan yang lainnya," ditambahkan Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan.(dow/rtc)

Tuesday, August 25, 2015

Hasil Pleno Pilkada Siak, Syamsuar-Alfredi (SUARA) Peroleh Nomor 1

PILKADA SIAK
PILKADA RIAU, SIAK - Pengambilan nomor urut pasangan calon sudah dimulai, Selasa (25/8/15), sekitar pukul 10.20 WIb, pasangan incamben Syamsuar-Alfedri atau SUARA mendapatkan nomor urut 1 dan pasangan Suhartono-Syahrul atau Berkah mendapatkan nomor urut 2. 

Acara tersebut berlangsung di gedung Maharatu depan Istana Siak, dan pengawalan ketat dari kepolisian.Kedua pasangan calon, tampak senang dengan nomor yang didapatnya dan terkesan nomor idaman. 

Pasangan Syamsuar-Alfedri ‎terus melontarkan kata-kata "satu-satu" dan Syahrul katakan "dua-dua" dan nomor tersebut keluar. 

Setelah pengambilan nomor urut, pasangan Syamsuar-Alfedri dan rombongannya langsung menuju Posko kemenangan di Jalan Sapta Taruna atau Tengku Buang Asmara. Dan pasangan Suhartono-Syahrul dengan berjalan kaki juga bergerak ke pos‎ kemenangannya.(dow/rtc)

Pilkada Rohil 2015, 4 Pasang Peserta Dapat Nomor Urut

PILKADA RIAU
PILKADA RIAU, ROKAN HILIR - Wan Syamsir Yus-Helmi mendapat nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rohil. Sedangkan Suyatno-Djamiludin nomor urut 2, Syafrudin-Mohammad Ridwan nomor urut 3 dan Herman Sani-Taem nomor urut 4. 

Pengundian dilakukan dalam Pleno Terbuka KPU Rohil, Selasa (25/8/15) di GOR Batu Enam, dipimpin Ketua KPU Agus Salim didampingi komisioner lainnya.

Sebelum pengundian, Ketua Pokja Pencalonan KPU Rohil, Suprianto membacakan tata cara pengundian, disusul pemeriksaan media pengundian oleh Ketua Panwas Jaka Abdillah, Ketua Tim Sukses dan Kapolres AKBP Subiantoro, SH, S.ik. 

Pengundian diawali pencabutan nomor antri, lalu disusul pencabutan undian sebenarnya, dan didapatilah hasil demikian. 

Ketua KPU Rohil Agus Salim dalam kesempatan tersebut menjelaskan, pengundian nomor urut merupakan tahap akhir tahapan pencalonan.(dow/rtc)

Saturday, August 22, 2015

Pemkab Siak Lakukan Pelepasan 1500 Mahasiswa Baru ke Penjuru Indonesia

RiauCitizen.com, Siak - Halal bi Hahal Pemda Siak dengan mahasiswa Kabupaten Siak sekaligus pelepasan mahasiswa baru oleh Bupati Siak ke berbagai perguruan tinggi yang ada di tanah air seperti di UG, IPB,UPI Bandung Dan BTP Batam di pusatkan di lantai II Kantor Bupati Siak.

Bupati Siak Drs Syamsuar, Msi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sejak tahun 2014 sampai 2015 ini sudah ribuan anak anak Kabupaten Siak di sekolahkan oleh Pemerintah Kabupaen Siak ke berbagai perguruan tinggi yang ada di tanah air.

Tidak hanya itu, tahun 2015 ini, Pemda siak juga mengirimkan anak anak terbaik Kabupaten Siak untuk berkuliyah di BTM Batam untuk belajar tentang pariwisata dan ini adalah yang pertama kalinya di lakukan oleh Pemda Siak

Bupati Siak menjelaskan,tujuan Pemda siak  menyesekolahkan anak anak Kabupaten siak ke berbagai perguruan tinggi ini guna mempersiapkan SDA Kabupaten Siak di masa yang akan datang,karena,kalau siak menghandalkan SDM yang ada,maka Kedepan masa depan Kabupaten siak belum tahu  bisa akan maju,Minyak bumni dan hasil hutan tidak akan bisa menjadi jaminan untuk membangun Kabupaten Siak kedepan.

Tapi kalau SDA kita persiapkan, bisa menjamin, apalagi   ilmu ini tidak akan pernah hilang,semkain tahun semkin berkembang,karena itu,pemda siak berkomitemen  memperhatikan masalah pendidikan ini.

Maka sebab itu, kepada mahasiswa yang akan bernagkat untuk menuntut ilmu, jangan bermalas malas,jagalah diri dan marwah keluarga dan Kabupaten Siak ini,jangan pergi kuliah lain pula yang di bawak balek ke Siak ini nantinya, pastikan pulang dari kuliah  harus menyandang serjana yang bisa di banggakan oleh keluarga.(dow/sis)

Friday, August 21, 2015

Perkosa dan Penggal Leher Korban, Pemuda Siak ini Terancam Hukuman Mati

RiauCitizen.com, Hukum - Tim penyidik Polres Siak, Kamis (20/8/15) melimpahkan Elnus Laia (24) tersangka kasus pemerkosaan yang disertai pembunuhan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Tiurmaida boru Simatupang (40) warga Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Pelimpahan tersebut langsung diterima Kasi Pidum Kejari Siak Willyam‎son. ‎Dalam pelimpahan tersebut tersangka dengan tangan terborgol, duduk dihadapan jaksa dan saat dilontarkan beberapa pertanyaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya dan menyesali perbuatannya tersebut.

"Saya menyesal bang, dan saya terima apa pun hukumannya," sambil menangis dan mengusap air matanya. 

‎Dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP)‎, diketahui bahwa tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban hanya berniat untuk memperkosanya. Dan terlihat juga dalam acara rekonstruksi, yang mana tersangka memukul korbannya dan membuka celana korban dan saat itu tersangka juga membuka celananya, akan tetapi tersangka hanya melakukan "onani" hingga ia orgasme.

Setelah itu, tersangka melihat korban membuka mata dan saat itu tersangka meninju pipi kiri dan keningnya. Setelah itu, tersangka mengambil parang korban dan menebaskan sebanyak tiga kali ke leher bagian belakang korban hingga putus.

‎"Aku mau memperkosanya aja, karena ia buka mata, aku takut dan membunuhnya," ungkap tersangka Elnus Laia.

Selain itu ia mengungkapkan bahwa, niat memperkosa korban muncul saat ia tidak mendapatkan ikan didalam bubuknya. Sebelumnya, tersangka melihat korban datang bersama suami dan anaknya, dan korban tinggal sendirian untuk bekerja.

‎Dalam kasus itu, penyidik dan JPU mengenakan tersangka dengan pasal berlapis lima yakni ‎Pasal 340 KUHP pembunuhan berencana, maksimal hukuman mati, Pasal 339 KUHP pembunuhan di sertai kejahatan lain. Pasal 338 pembunuhan biasa dan Pasal 285 jo 53 pencobaan pembunuhan serta Pasal 290 pembuatan percobaan pemerkosaan terhadap orang tidak berdaya atau pingsan.‎‎keterangan Kasi Pidum Kejari Siak Willyamson, kepada riauterkini.com diruangannya bahwa saat ini penyidik melakukan tahap II terhadap kasus pembunuhan atas tersangka Elnus Laia,

"Kita terima tersangka dan barang bukti dari penyidik, dan dalam kasus ini banyak pasal yang dikenakan dengan ancaman hukumannya maksimal hukuman mati," ujarnya.(dow/rtc)

Wednesday, August 19, 2015

TBS Sawit Anjlok, Petani Siak Pinta Pemda Turun Tangan

RiauCitizen.com, Ekonomi - Harga tandan buah segar sawit yang dijual di tingkat petani di wilayah Kabupaten Siak turun dari Rp1300 per kilogram kini menjadi Rp600 per kilogram. Mulai dari bulan puasa sampai saat ini, sudah lima kali harga sawit turun dan belum sekalipun mengalami kenaikan. Akibatnya, petani sawit di Siak mulai panik.

Demikian disampaikan oleh salah seorang Kelompok Tani Kecamatan Pusako Kampung Perincit, Amin, saat di tanya wartawan kemarin. 

"Sebelum hari raya Idul Fitri atau pertengahan Juli 2015, harga tandan buah segar sawit yang dijual di tingkat petani mencapai Rp1.300 per kilogram. Pascalebaran, harga mulai merosot menjadi Rp900 per kilogram, lalu turun Rp800 per kilogram dan saat ini menjadi Rp600 per kilogram. Harga terus turun, membuat petani stres," katanya.

Selain harga sawit, harga karet di tingkat petani juga mengalami penurunan dari sebelumnya sudah mencapai Rp7.000 per kilogra menjadi Rp5.000 per kilogram.

Ia mengatakan harga sawit dan karet yang mengalami penurunan membuat perekonomian petani semakin terpuruk. Bahkan petani karet di daerah ini sudah terlebih dahulu mengeluhkan harga karet yang bertahan rendah selama 2 tahun terakhir.

"Oleh sebab itu,kita minta kepada Pemerintah agar bisa mencari solusi masalah harga ini,sebab,kalau harga terus turun masyarakat mau makan apa nantinya,untuk membayar upah dan pupuk saja dari hasil panen tidak mencukupi," paparnya. (dow/sis)