Showing posts with label Berita Daerah. Show all posts
Showing posts with label Berita Daerah. Show all posts

Monday, November 16, 2015

Tak Terjaga Kebersihannya, Objek Wisata Andalan Siak Ini Ramai Dikritik

BERITA RIAU, SIAK - Objek wisata budaya Istana Siak di Kabupaten Siak yang tidak terjaga kebersihannya mendapat kritikan dari wisatawan yang berkunjung lokasi itu.

Sampah yang berserakan di sekitar lokasi Objek wisata andalan Kabupaten Siak itu ternyata mengganggu kenyamanan pengunjung.

Bersampena dengan pergelaran MTQ XXXIV di Siak membuat para pengunjung menangmbil kesempatan untuk duduk dan melihat koleksi barang-barang antik yang terdapat dalam istana itu.

Selain jarak anatar istana ini dengan lokasi terlaksananya MTQ XXXIV, para pengunjung yang baru memijakkan kakinya di Siak terlihat berbindong-bindong untuk melihat sejarah peninggalan belanda. Namun sayangnya, suasana tidak nyaman justru yang tersuguhkan tepat depan lapangan Istana.

"Sampah bekas makanan di sini berserak dimana-mana jadi menganggu mata kalo mau duduk di sini. Ini aturannya di bersihkan cepat kalau tidak bau,"ungkap Burhan, seorang wisatawan asal bagan batu, Minggu (15/11/2015).

Hal senada juga di ungkapkan oleh Edison, pengunjung asal Inhu ini juga mengaku risih dengan kondisi aroma di sekeliling istana.

"Udah beberapa kali ke sini. Pas ada momen MTQ ini saya bawa rombongan jalan-jalan ke istana, liat sampah yang berserak gini jadi mengganggu. Petugas kebersihan ke mana coba. Memang lagi ramai, tapi masak tak ada petugas yang bersihin. Kayak kurang petugas kebersihan aja," tandasnya.

Dari pantauan bertuahpos untuk penyediaan bak sampah di lokasi itu memang sangat minim. Hal ini juga di ungkapkan oleh salman, wisatawan asal Bunga Raya yang membawa ke dua anaknya ke Taman Maharatu.

"Gada tong sampah, Jadi saya tarok di sini sajalah. Lagi pula banyak bekas nasi bungkus juga di sini," sambungnya. (dow/btp)

KPU Inhu Sudah Persiapkan 18 Pertanyaan Untuk Debat Paslon

BERITA RIAU, INDRAGIRI HULU - Minggu (15/11/2015), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hulu (Inhu) merumuskan sejumlah pertanyaan yang akan digunakan pada debat kandidat. Muhammad Amin, Ketua KPU Inhu berkata bahwa proses perumusan pertanyaan tadi melibatkan berbagai unsur, mulai dari perguruan tinggi, LSM, dan juga Mexsasai Indra selaku moderator.

Menurut Amin, berdasarkan hasil perumusan yang dilakukan telah ditentukan 18 pertanyaan yang akan disampaikan pada debat kandidat.

"Dari 18 pertanyaan itu nantinya akan dibagi tiga untuk setiap pasangan calon, dan dibagi dalam tiga sesi," ucap Amin, Minggu (15/11/2015).


Amin berkata bahwa 18 pertanyaan tersebut juga kembali dirampungkan sebelum disampaikan pada saat debat kandidat. Debat kandidat sendiri akan dilaksanakan pada Kamis (19/11/2015) mendatang.

Amin berharap kiranya selama persiapan hingga pelaksanaan debat kandidat tidak ada masalah. "Semoga lancar-lancar hingga pelaksanaan debat kandidat nantinya," ucap Amin. (dow/tbp)

Sunday, November 15, 2015

Garap Lahan Tanpa Izin di Koto Tuo, Disbun Kampar Kesal Kepada Yohanes

BERITA RIAU, KAMPAR - Dinas Perkebunan Kampar menyatakan lahan yang dikelola masyarakat Kelurahan Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar bekerja sama dengan PT. Central Warisan Indo Makmur tidak memiliki izin. Hal itu membuat Disbun kesal.

Kekesalan itu dialamatkan kepada Yohanes, pemilik perusahaan tersebut. "Yohanes itu nggak pernah urusan ke kita. Sekarang main-main buka lahan aja," ketus Kepala Disbun Kampar Bustan, Jumat (13/11/2015) lalu. Menurut dia, Yohanes bukan kali ini membikin masalah di Kampar.

Bustan menyebutkan, Yohanes juga pernah membuka lahan perkebunan di suatu daerah masuk wilayah Kampar. Disbun tidak pernah mengetahuinya. Meski begitu, ia tidak mengamini jika Yohanes termasuk pengusaha yang memiliki rekam jejak di Kampar.

Seperti diketahui, lahan yang akan dibuka itu seluas 1.044 hektare. Terletak di Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar. Yohanes yang diketahui memiliki sebuah usaha percetakan terbesar di Pekanbaru selaku pemodal, pertama sekali diungkap oleh Kepala Dinas Kehutanan Mhd. Syukur.

Di atas lahan itu rencananya akan dibangun Perkebunan Kelapa Sawit dengan pola Koperasi Kredit Primer Anggota (KKPA). Dua alat berat dioperasikan untuk membersihkan lahan. Dishut Kampar kemudian menggelar operasi penertiban dengan menyita kedua alat berat, Rabu (4/11/2015) lalu.

Alat berat akhirnya gagal dibawa ke Kantor Dishut Kampar di Bangkinang Kota karena mendapat perlawanan dari warga Batu Bersurat. Kala itu, Kadishut Syukur belum memastikan lahan terletak di dalam kawasan hutan sehingga menjadi dasar operasi tersebut. Namun, kata dia, lahan itu dibakar terlebih dahulu sebelum mulai dikelola.

Kadishub Bustan menegaskan, lahan tersebut belum bisa dikelola. Menurut dia, perwakilan masyarakat baru meminta persyaratan agar dapat mengurus izin. "Mereka minta diberi kompensasi. Keringanan. Kompensasi seperti apa?," tandasnya.

Bustan mengaku telah berkoordinasi dengan Dishut. Menurut dia, lahan bekas terbakar tidak bisa dikelola. Hal itu telah ditegaskan oleh Pemerintah Pusat. Justru, kata dia, pada lahan bekas terbakar seharusnya dipasangi garis polisi.(dow/tbp)

KPU Pelalawan : Surat Suara Rusak Tanggung Jawab Percetakan

BERITA RIAU, PELALAWAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan memperkirakan pencetakan surat suara selesai pada Senin (16/11) besok. Kertas suara itu akan digunakan pada hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah. (Pilkada) tahun 2015.

Menurut Ketua Divisi Logistik KPU Pelalawan, Wawan Subekti, kepada Wartawan, Minggu (15/11/2015), pihaknya telah mengontrol proses pembuatan surat suara. Lebih dari setengah dari yang ditargetkan sudah selesai.

Setelah itu, logistik Pilkada itu akan dibawa ke kantor KPU Pelalawan di kompleks perkantoran Bhakti Praja dengan pengawalan ketat kepolisian. Kemudian diinapkan di kantor sebelum dilakukan penyotiran.

"Jika ada surat suara yang rusak atau tidak sesuai dengan speknya, itu tanggung jawab pihak percetakan," kata Wawan.(dow/tbp)

Adrianto Dikeroyok Timses Calon Bupati Kuansing Akibat Pakai Mobil Berlogo PDI-P

BERITA RIAU, KUANTAN SINGINGI - Andrianto (37) warga Desa Pulau Godang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Singingi (Kuansing) yang babak belur dihajar massa Tim Sukses Pemenangan calon Bupati Kuansing IP tanggal 5 November 2015 lalu berharap agar kasusnya yang telah dilaporkan ke Polres Kuansing diproses dengan serius.

Saat dikonfirmasi ke Kapolres Kuansing AKBP Edi Sumardi, Minggu (15/11/2015), AKBP Edi Sumardi melalui pesan singkatnya membenarkan ada laporan itu dan masih dalam penyelidikan. "Saat ini sudah beberapa saksi yang berada di TKP diperiksa untuk dimintai keterangan," ujar Edi Sumardi.

Saksi yang sudah diperiksa diantaranya Antoni rekan korban dan termasuk juga tim Pemenangan calon bupati Kuansing IP yang diduga menganiaya Andrianto.

Sementara itu, Andrianto melalui pengacaranya Nita Widyastutie SH MH kepada wartawan, Minggu (15/11/2015) mengatakan, penganiayaan yang dialami kliennya terjadi pada Kamis (5/11/2015) lalu sekitr pukul 23.00.

"Saat itu, Andrianto dan temannya Antoni jalan-jalan dengan mobil Daihatsu Feroza dengan gambar PDI Perjuangan, Sesampainya di depan Posko Pemenangan calon bupati Kuansing Indra Putra mobil klien saya berhenti karena macet," ujar Nita.

Tapi tiba-tiba tambah Nita, beberapa orang dari posko calon bupati itu mendatang Adrianto dan Adrianto hanya diam dalam mobil, sedangkan temannya (Antoni) ditarik keluar mobil.

Kemudian datang beberapa orang menghampiri Andrianto dan merampas HP Andrianto. "Tanpa tanya seorang pelaku langsung saja memukul klien kami. Melihat hal itu, massa yang sedang berkumpul di Posko langsung datang dan mengeroyok klien kami," ungkap Nita.


Setelah massa puas menganiaya Andrianto, kemudian seseorang pria diduga berinisial IP berkata kepada Andrianto. 'Kalau mau ambil HP, ambil di Polres'. Tidak terima kata Nita lagi, malam itu juga, Andrianto melapor Polres Kuansing.

"Besoknya, ‎habis sholat Jumat (6/11/2015) klien kami ditelepon penyidik Polres Kuansing untuk menyampaikan Imron yang diduga ikut dalam pengeroyokan ada di Polres. Namun tak digubris Andrianto karena sedang ada kesibukan," beber Nita.

"Untuk itu kami yakin dan percaya pada pihak kepolisian akan segera melakukan penangkapan dan penahanan pada para pelaku karena ini merupakan pidana murni," papar Nita.(dow/tbp)

Kerajinan Anyaman Pandan Khas Inhil jadi Perhatian Plt Gubri

BERITA RIAU, SIAK - Plt Gubernur Riau Arsyasjuliandi Rachman tertarik dan minta dikembangkan kerajinan anyaman pandan khas Inhil. 

Hal ini diungkapkannya saat membuka dan meninjau stand pameran Kabupaten Inhil di arena MTQ XXXIV Riau, Sabtu (14/11/15) sore. 

Saat itu didampingi Bupati Inhil HM Wardan dan Kepala Badan Perizinan Penanaman Modal dan Promosi Daeraha (BPPMPD) Inhil Junaidi Ismail. Cukup lama beliau melihat dan memegang tudung saji dari anyaman daun pandan hasil produksi pengrajin yang dikoordinir Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Inhil. 

"Ini bagus untuk dikembangkan dan dipromosikan," sebut Andi Rachman kepada Wardan. 

Bahkan, saat itu Plt Gubri sempat memanggil Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Provinsi Riau Fahmizal Usman dan menunjukkan kerajinan anyaman pandan tersebut. 

Saat itu, Bupati Inhil HM Wardan menerangkan, kerajinan anyaman pandan ini sudah lama menjadi kerajinan khas Inhil, yang dibuat menjadi tempat pakaian, tudung saji, kipas dan lainnya. 

"Ya, tadi Plt Gubri tertarik dengan anyaman pandan dan minta supaya dikembangkan dan dikemas dengan baik. Beliau juga tertarik dengan kuliner khas Inhil yang disuguhkan seperti empek-empek yang dibuat dari sagu," ungkap bupati kepada media, usai Plt Gubri meninjau stand pameran Inhil. Kedepan, melalui instansi terkait akan dilakukan pembinaan bagi para pengrajin ini. 

Sementara itu, Kepala BPPMPD Junaidi Ismail menyampaikan, Plt Gubri menyampaikan ketertarikannya dengan anyaman pandan khas Inhil ini. 

"Beliau menyebutkan biasanya hiasan anyaman pandan seperti ini menjadi hiasan di hotel dan apartemen, maka sebaiknya dikembangkan dan dipromosikan lebih luas," imbuhnya.(dow/rls)

Saturday, November 14, 2015

Bupati Wardan Pimpin 700 Peserta Pawai Kafilah Inhil di MTQ Riau di Siak

BERITA RIAU, INDRAGIRI HILIR - Kabupaten Indragiri menurunkan 700 peserta di Pawai Ta'aruf MTQ ke-34 Provinsi Riau, Sabtu (14/11/15). Bupati Inhil HM memimpin langsung barisan kafilah Inhil. 

Tampak kegiatan yang dilepas Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau di depan kompleks kediaman Bupati Siak Syamsuar ini. 

Defile kafilah Inhil menampilkan miniatur masjid dan puri tujuh yang melambangkan simbol kota Ibadah, Gerakan Maghrib Mengaji dan sejarah berdirinya Kabupaten Inhil

Tampak Bupati Inhil HM Wardan didampingi Ketua DPRD Dani M Nursalam dan Plt Sekda Fauzar memimpin langsung kafilah Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini. 

Saat melintas di depan panggung kehormatan, dipersembahkan tari Zikir Shalawat. Juga pemberian cenderamata oleh Bupati Inhil HM Wardan kepada Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Siak Syamsuar.(dow/adv)

Ketua Panwaslu Kuansing Terancam Dilaporkan

BERITA RIAU, KUANTAN SINGINGI - "Mulutmu Harimaumu, Yang akan menerkam lehermu" pepatah ini sepertinya bisa disematkan kepada ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi. Pasalnya, akibat perkataannya yang menyebutkan Satgas PDIP anti Pilkada Curang yang dibentuk oleh partai berlambang benteng bermoncong putih itu abal-abal. Kini politisi PKB Kuansing itu dilaporkan oleh PDIP Ke Polda Riau.

Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi
Seperti di kutip disalah satu media online belum lama ini, Musliadi menyebutkan, Satgas PDIP anti Pilkada curang merupakan lembaga yang diragukan independensinya. Bahkan kata Musliadi, lembaga yang dibentuk oleh PDIP itu terkesan memata-matai kandidat lain atau pemerintah.

Tak senang dengan sebutan Musliadi itu, kader PDIP berang. Sehingga Ketua DPD PDIP Provinsi Riau, Kordias Pasaribu melaporkan langsung kasus pencemaran nama baik partai itu ke Polda Riau pada hari Kamis(12/11/15).

Menanggapi laporan PDIP tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu(14/11/15) seputar laporan DPD PDIP Riau ke Polda Riau, mengaku siap menghadapi laporan tersebut. Bahkan Musliadi mempersilakan pihak-pihak yang kurang senang atas ucapannya itu untuk melaporkan. 

"Silahkan saja lapor, kalau saya dipanggil nanti, saya akan datang," ujar Musliadi.

Kendatipun Musliadi mengakui penyebutan abal-abal itu, namun maksud Musliadi bukanlah menyoroti PDIP. Melainkan mengkritisi Satgas anti Pilkada Curang yang dibentuk oleh partai tersebut.

(baca juga : Dugaan Kecurangan Di Pilkada Kuansing, Satgas Serahkan Bukti Ke Bawaslu)

"Pengertian abal-abal itu kan banyak, saya mengartikannya antara independen dan tidak dalam pengawasan Pilkada. Lagian, organisasi ini juga tidak memenuhi kriteria organisasi pemantau seperti yang diamanatkan PKPU," jelas Musliadi.

Untuk itu, ia meminta pengurus PDIP Riau agar lebih cermat dalam membaca berita, sehingga informasi yang diterima tidak salah. "Saya tidak pernah bilang Ilegal, kalau abal-abal iya," tuturnya.

Dikatakan Musliadi, sebagai Ketua Komisi A yang membidangi pemerintah, hukum dan politik, sudah sewajarnya untuk menyorot kinerja dari Satgas. Karena, ia tidak ingin ada kerusuhan dalam proses demokrasi di Kuansing.

Ketua Panwaslu Kuansing Terancam Dilaporkan

Katua BP Pemilu DPC PDIP Kuansing Asnaldi juga menuturkan, dalam kasus pencemaran nama baik partai itu dalam membentuk Satgas anti Pilkada curang, tidak menutup kemungkinan akan berbuntut panjang. Karena ada beberapa pihak yang ikut menghujat kinerja Satgas PDIP tersebut. " Ketua Panwaslu Kuansing juga terancam akan dilaporkan ke Bawaslu. Karena telah menyebut Satgas lembaga ilegal," Asnaldi menjelaskan.

Namun dilaporkan atau tidaknya Ketua Panwaslu itu ujarnya, tergantung kepada DPD PDIP Riau. Karena proses hukum telah diambil alih oleh DPD PDIP untuk menindaklanjuti.

Selain itu, Kepala Kesbangpol Kuansing, Linskar juga menyebutkan kepada media jika Keberadaan Satgas) Anti Pilkada Curang yang dibentuk PDIP di Kuansing belum terdaftar di Kesbangpol Kuansing. Sehingga pemerintah sulit untuk mendeteksi organisasi ini bergerak dibidang apa dan untuk apa.

Kata Linskar, Kesbangpol sebagai instansi pemerintah yang bertugas membina Partai Politik, pihaknya selalu berupaya agar tidak terjadi gesekan di masyarakat, baik antara Parpol maupun masing-masing tim sukses.

"Sebaiknya mendaftar ke Kesbang, biar kami tahu organisasi ini apa, bergerak dalam bidang apa," kata Linskar. Sebagai Desk Pilkada, Kesbangpol selalu memantau pelaksanaan Pilkada Kuansing. Ia menilai, Satgas Anti Pilkada merupakan organisasi liar.

"Sepanjang tidak mendaftar di lembaga terkait, berarti ini jelas organisasi liar," tutur Linskar.(dow/rtm)

KPU Meranti Taja Debat Kandidat Kepala Daerah 28 November 2015

BERITA RIAU, MERANTI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti akan menggelar debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati pada 28 November 2015 mendatang.

Kegiatan ini akan mempertemukan Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti antar Pasangan ProBisa (Irwan Nasir - Said Hasyim) dan Pasangan Bermutu (Tengku Mustafa - Amyurlis alias Ucok). 

"Rencananya akan kita gelar debat kandidat ini di Gedung Aula RSUD Meranti, tapi tergantung kondisinya nanti. Bisa saja kami menggelarnya di tempat yang lain," ujar Yusli, Jumat (13/11/2015) siang. 

Ia menjelaskan, pemilihan waktu pelaksanaan debat kandidat ini pada siang hari, mengingat untuk mempermudah pengamanan yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian di sekitar lokasi pelaksanaan debat kandidat berlangsung. 

Mengenai tema yang akan diangkat pada debat nanti, pihaknya telah menentukan tema yang menarik, yakni tentang peningkatan ekonomi masyarakat daerah dan infrastruktur wilayah kepulauan. "Tentu saja tema ini sangat sesuai dengan letak geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang terdiri dari pulau-pulau," jelasnya. 

Selain itu, panelis yang terlibat dalam debat ini didatangkan dari Universitas Riau, yaitu Dosen Ekonomi, Fisipol dan Perikanan. 

Mengingat pelaksanaan debat kandidat ini di dalam gedung dan tamu undangan yang hadir dibatasi, Yusli mengimbau kepada masyarakat Meranti untuk tidak perlu khawatir, karena debat kandidat ini akan disiarkan di radio dan juga siaran tunda di RTV. 

Yusli berharap, debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati ini bisa dijadikan sebagai sarana sosialisasi tentang Pilkada dan juga sebagai pembelajaran politik bagi masyarakat Kepulauan Meranti.(dow/rtm)

Dugaan Kecurangan di Pilkada Kuansing, Satgas Serahkan Bukti ke Bawaslu

BERITA RIAU, KUANTAN SINGINGI - Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Bappilu DPC-PDIP) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Asnaldi menyatakan bahwa pihaknya memiliki bukti video seorang camat di daerah tersebut mengerahkan ratusan guru dan dilaksanakan di sebuah sekolah untuk mengkampanyekan salah satu calon nomor urut satu pasangan Indra Putra Komperensi disingkat IKO.

Ketua Bappilu DPC PDI P Kuansing, Asnaldi
“Satgas ada bukan hanya sekedar berkata kosong, kami menemukan bukti-bukti kecurangan, termasuk bukti video keterlibatan salah seorang camat di Kuansing. Dan masih banyak kecurangan-kecurangan lainnya yang terjadi dan sedang kami lengkapi bukti-bukti itu. Jika kami tidak melakukan upaya ini belum tentu kecurangan ini terkuak”ungkap Asnaldi kepada awak media, Kamis (12/11/2015).

Ditambahkan Asnaldi lagi, bahwa Bappilu DPC PDI Perjuangan Kuansing lusa kemarin sudah menyampaikan bukti video pelanggaran dan keterlibatan Camat kepada pengurus DPD PDIP Riau guna diteruskan kepada DPP untuk selanjutnya langsung disampaikan kepada Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Cahyo Kumolo dan harapannya agar sesuai dengan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) untuk diberikan saksi berat terhadap camat bersangkutan.

Dan pada Kamis pagi (12/11/2015) juga Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-undangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Riau Megawati Matondang SH melaporkan dan menyerahkan bukti rekaman video tentang Camat yang melakukan kampanye dan mengerahkan guru di sekolah untuk memilih pasangan IKO. Untuk diketahui Indra Putra sendiri adalah masih kerabatnya Sukarmis Bupati Kuansing saat ini masih menjabat.

Rekaman video camat berkampanye tersebut dikatakan oleh Megawati diserahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau untuk ditindaklanjuti.

“Sikap dari sebagian orang yang sangat reaktif dengan keberadaan Satgas ini bisa jadi indikasi dari ketidaknyamanan kelompok-kelompok tertentu dalam pilkada ini, seharusnya jika bersih kenapa harus risih”kata Asnaldi.

Pada Pemilukada di Kabupaten Kuansing dan akan digelar secara serentak pada 9 Desember tahun ini, di ikuti oleh 3 pasang calon. Dimana masing-masing calon yakni Mardjan Ustha-Muslim, Indra Putra-Komperensi, dan pasangan Mursini-Halim.(dow)

Tuan Rumah MTQ, Bupati Syamsuar : Jaga Nama Baik Siak

BERITA RIAU, SIAK - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)di kabupaten Siak. Gladi resik pun telah rampung di laksanakan kamis (12/11) malam, yang dihadiri oleh bupati Siak.

Gladi Resik Persiapan MTQ di Kabupaten Siak
Sebagai tuan rumah, Bupati pastinya ingin pelaksanaan MTQ yang dibuka Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, 14 November 2015 nanti memberi kesan positif kepada 12 kabupaten yang mengikuti.

"Jaga nama baik Siak sebagai tuan rumah, jangan sampai mereka kecewa. Dengan memberikan yang terbaik, semua lapisan masyarakat harus dilibatkan, sudah disampaikan juga kepada Camat, agar pedagang tidak menaikan harga makanan, sehingga memberatkan tamu yang datang ke Siak. Mari sama-sama kita sukseskan acara ini untuk mensyiarkan agama Islam,"jelasnya.

Dari 21 perlombaan tercatat 17 lomba yang diikuti  oleh Kabupaten Siak. Bupati pun berharap nantinya meraih juara pada MTQ XXXIV ini.

"Kita berharap bisa menang di ajang mtq ini nantinya, dan peserta yang ikut bisa saling belajar,"ungkapnya.

Tercatat malam tadi 9 kafilah dari kabupaten/kota sudah berada di Siak, yaitu Inhu, Pelalawan, Siak, Dumai, Meranti, Bengkalis, Rohil, Rohul dan Kampar. Sedangkan Pekanbaru, Kuansing dan Inhil, dijadwalkan datang hari ini Jumat.

"Dengan terselenggaranya acara ini, juga dapat jadikan sebagai ajang promosi kabupaten siak,"tungkasnya.

Sebelum pembukaan di mulai nantinya akan ada pawai ta'aruf yang akan di ikuti sekitar 5.555 peserta yang dijadwalkan Sabtu (14/11/2015) pagi.(dow/adv)

Friday, November 13, 2015

Sulit Cairkan ADD, Belasan Kades di Inhu Datangi DPRD Riau

BERITA RIAU, INDRAGIRI HULU - Sekitar 15 kepala desa yang ada Inderagiri Hulu (Inhu) keluhkan adanya berbagai persyaratan yang diterapkan BP Bangdes Inhu dalam pengajuan pencairan dana desa dari pemerintah Provinsi Riau yang totalnya Rp500 juta per desa ke anggota DPRD Riau daerah pemilihan Inhu-Kuansing

"Laporan ke kita, banyak kepala desa di Inhu mengeluhkan adanya sistem yang kabarnya ditetapkan BP Bangdes Inhu. Setiap desa, mereka diwajibkan memasukkan kegiatan-kegiatan yang belum tentu dibutuhkan desa," kata Ade Agus Hartanto, Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Inhu-Kuansing kepada Wartawan, Jumat (13/11/15).

Dalam persyaratan tersebut, setiap proposal pencairan yang diajukan mesti mencamtumkan, Pembelian Aplikasi SPPD Kepala Desa, Pembelian Aplikasi Kearsipan Desa, Pelatihan Kedua Aplikasi itu, Pembelian Komputer.

"Yang jadi pertanyaan kita, setiap anggaran yang dicairkan untuk desa biasanya tanpa ada persyaratan khusus. Setiap desa diberi kewenangan untuk mengurus dananya sesuai dengan aturan yang ada," ungkapnya.

Selaku anggota dewan provinsi, pihaknya bakal memanggil hearing BP Bangdes Provinsi Riau guna mendudukkan persoalan ini. Politisi PKB ini menyatakan, aparat penyelenggara pemerintahan jangan bermain dengan persoalan ini. 

"Kita akan awasi terus dana desa ini, kita tidak mau dana desa ini disalahgunakan. Jangan disandra perangkat desa dengan aturan seperti itu, beri keluasaan kepad pihak desa asal tidak melanggar aturan yang ada," tutupnya.(dow/rtm)

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kepulauan Meranti Tahun 2016 Sebesar Rp 2.101.000

BERITA RIAU, KEP MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kepulauan Meranti tahun 2016 sebesar Rp 2.101.000 pada Rabu (11/11) kemarin. Keputusan itu ditetapkan setelah BPS, Dewan Pengupahan, SPSI dan akademisi menetapkan kebutuhan hidup layak (KHL) sebesar Rp 1.901.501,58.

Ilustrasi
Kepala Dinsosnakertrans Kepulauan Meranti, Drs H Izhar MH, melalui Kepala Seksi Pembinaan Hubungan Industrial (PHI), Jazuli, Kamis (12/11) mengatakan, sebelum dilakukan pembahasan mengenai UMK pihaknya telah melalukan survei KHL selama 6 bulan di tiga Kecamatan, seperti Kecamatan Tebingtinggi, Merbau dan Kecamatan Rangsang

"Survei KHL sudah kita lakukan bersama pihak lainnya seperti pihak BPS, Apindo, Dewan Pengupahan dan lainnya. Setelah ditentukan, maka kita tetapkanlah UMK sebesar Rp2.101.000," sebutnya. 

Jazuli menjelaskan sebelum dilakukan pengesahan, pihaknya juga telah mengusulan ke Provinsi untuk menetapkan besaran UMK tersebut. Dijelaskan Jazuli, untuk tahun 2016 mendatang UMK lebih besar dari Upah Minimum Provinsi (UMP) yang telah lebih dulu ditetapkan oleh Provinsi sebesar Rp 2.095.000. 

"Dalam waktu dekat akan kami sosialisasikan UMK ini, agar pada tahun 2016 mendatang perusahaan bisa merealisasikannya. Jika masih membandel dan tidak mengikutinya maka akan kami beri pembinaan. Kami juga tidak terlalu ekstrim menekan perusahaan untuk segera menetapkannya, karena ditakutkan akan memberatkan perusahaan yang malah berdampak pada PHK,” ungkap Jazuli. 

Sebelumnya, Dinsosnakertrans Kabupaten Kepulauan Meranti juga telah menerapkan UMK sebesar Rp1.940.000. Namun sayang, Dinsosnakertrans Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan bahwa hanya 70 persen Perusahaan saja yang sudah menerapkan UMK. Artinya, dari 152 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Meranti hanya 106 perusahaan saja yang menerapkan UMK. 

Selebihnya, sekitar 30 persen atau 46 perusahaan di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak menerapkan UMK secara penuh. Ia melanjutkan, perusahaan yang belum menerapkan UMK, rata-rata yang bergerak di bidang pertokoan, perhotelan, restoran, dealer sepeda motor, kilang sagu dan Panglong arang. 

"Kami akan menindak lanjuti laporan itu dengan memanggil pemimpin perusahaan. Untuk penindakan, kami lebih mengedapankan pembinaan terlebih dulu. Kami harapkan pada perusahan-perusahaan itu segera menerapkan UMK", ujarnya.(dow/rtm)

Hilang Kendali, Truk CPO Surya Dumai Tergelincir ke Kanal Bonai Rohul

BERITA RIAU, ROKAN HULUSatu truk tangki bermuatan crude palm oil (CPO) milik CV PSA Group Surya Dumai nomor polisi BK 9302 VN tergelincir dan akhirnya tenggelam di sebuah kanal di jalan lintas provinsi Riau antara Rokan Hulu (Rohul)-Duri di Kecamatan Bonai Darusssalam.

Sopir truk CPO Nopol BK 9302 VN, Saiful Naim (27) warga Pematang Siantar Sumatera Utara itu selamat dari kecelakaan tunggal di jalan lintas provinsi, tepatnya di dekat Simpang PT Graha, Jumat (13/11/15) pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB.

"Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan tadi pagi (Jumat)," ujar Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda P. Simatupang, Jumat.

Simatupang mengungkapkan truk bermuatan CPO tersebut tenggelam di kanal atau parit gajah yang sangat dalam pasca tergilincir di jalan lintas provinsi.

"Sampai siang ini (Jumat) truk tangki masih di dalam parit, belum dievakuasi," pungkas Ipda P. Simatupang dan mengakui Kepolisian belum mengetahui berapa kerugian dari kecelakaan tunggal tersebut.(dow/rtm)

Selewengkan Dana Hampir Rp 2 M, KUD KKPA Tani Bahagia di Inhu Kembali Dilaporkan ke Polda Riau

BERITA RIAU, INDRAGIRI HULU - Burhanudin (56), Ketua Kelompok Tani di KUD KKPA Tani Bahagia Desa Kulimjaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya kembali melengkapi laporannya di Mapolda Riau, Kamis (11/11).

Pada keterangan sebelumnya, Burhanuddin melaporkan pengurus KUD KKPA Tani Bahagia atas dugaan penggelapan dana Fee KKPA Tahap 1 senilai Rp 700 Juta. 

Laporan Polisi Nomor : LP/478/X/2015/SPKT/RIAU tanggal 29 Oktober silam, saat ini sedang ditangani Diskrimum Polda Riau. Terhadap laporan tersebut dijelaskan bahwa pembagian fee yang tidak sesuai kesepakatan dan terkesan fiktif hingga adanya pencatutan nama untuk pencairannya.

Saat mewawancarai langsung Burhanudin yang didampingi kuasa hukumnya Dody Fernando, SH, MH menerangkan, "ya, kedatangan kami hari ini adalah untuk memenuhi panggilan Penyidik Polda Riau meminta keterangan saksi sekalian kami menyerahkan lampiran bukti permohonan tambahan terkait adanya dugaan penggelapan hampir 2 Miliar ini' pungkasnya.

Dody menambahkan, 'kuat dugaan Pengurus KUD KKPA Tani Bahagia melakukan penyalahgunaan keuangan KUD Tani Bahagia pada semester I tahun 2015'.

Adanya kejanggalan dalam pengelolaan keuangan di KUD KKPA Tani Bahagia ini bukan yang pertama terjadi, pada tahun 2012 KUD KKPA Tani Bahagia diduga selewengkan Dana Hingga Rp 2,7 M.(dow)

28 November 2015, KPU Rohil Agendakan Debat Publik

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - KPU Rohil merencanakan jadwal debat publik untuk empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati tanggal 24 atau 28 November 2015. Jadwal tersebut masih dikoordinasikan lagi dengan paslon. 

Komisioner KPU Rohil, Taufiq didampingi Suprianto
di Ruang Kerjanya
Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Rohil, Agus Salim, Kamis (12/11/15) melalui seluler. “Antara tanggal 24 atau 28, ini masih mau dikoordinasikan dengan pasangan calon,” katanya singkat dari Jakarta, melalui seluler. 

Terkait hal tersebut, Komisioner KPU, Taufiq didampingi Suprianto ketika ditemui diruang kerjanya membenarkan jadwal debat public tersebut. “Ketua memang sudah nelpon dari Jakarta, jadwal debat yang pada awalnya tanggal 14 diundur menjadi kemungkinan tanggal 28, ini masih menunggu kedatangan ketua dulu,” kata Taufiq. 

Tempat debat dilaksanakan di GOR Batu Enam, dengan menghadirkan keempat pasangan calon, moderator dari akademisi, pasangan calon yang satu akan saling memberikan pertanyaan kepada pasangan calon yang lain, sementara yang menyaksikan debat, tidak bisa memberikan pertanyaan. 

Debat tersebut menurutnya berkemungkinan tidak bisa disiarkan secara langsung oleh Riau Televisi, karena sejumlah kabupaten/kota juga sudah membuat jadwal siaran langsung yang sama, namun sesuai dengan ketentuan, bisa dilakukan siaran tunda. 

Diakuinya, debat public pertama direncanakan tanggal 14 November 2015, namun pada jadwal bersamaan, pihak pusat dan provinsi juga mengagendakan sejumlah kegiatan yang harus diikuti pihak KPU Rohil, sehingga jadwal tersebut tidak bisa dilakukan debat.(dow/rls)

Hingga Akhir Tahun, Pemkab Siak Targetkan 60 Persen Rumah Dialiri Listrik

BERITA RIAU, SIAK - Listrik telah menjadi keperluan mendasar bagi masyarakat, karena dengan listrik mereka bisa melakukan banyak hal. Namun dengan minimnya ketersediaan listrik tentunya tak hanya keperluan masyarakat yang terganggu tapi juga di sektor industri dan UMKM.

Ilustrasi
Pasalnya ada beberapa desa bagian atas yang belum merasakan PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) seperti beberapa kecamatan yaitu Sungai Apit, Pusako, Sabak Auh, Bunga Raya, Siak, Mempura dan Dayun.

"Sampai sekarang memang belum beroperasional karena PLN defisit daya. Harapan kami agar dapat memenuhi listrik di 17 desa yang sudah punya jaringan itu dengan menggunakan PLTG yang di sungai rawa minyak langgam dalam waktu satu setengah bulan', Ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Siak Amin Budyadi, selasa 10/11/2015.

Total perbandingan rumah tangga yang sudah berlistrik dengan jumlah rumah tangga yang ada di Kabupaten Siak sudah mengalami peningkatan. Pada April 2015 lalu RE Kabupaten Siak mencapai 53,45 persen dan Pada Agustus 2015, meningkat menjadi 57 persen.

Untuk meningkatkan pelayanan listrik di Kampung yang ada di Kabupaten Siak, Pemkab Siak dan PLN terus membangun jaringan. Dari 39 kampung yang belum merasakan listrik PLN itu kini sudah 17 kampung sudah memasang jaringan.

‎"rencana pembangunan, target kita diakhir tahun sudah 60 persen rumah tangga terlistrik oleh PLN. Saya kira itu akan tercapai, bahkan harapan RE nantinya melebihi dari target," tandasnya.(dow/btp)

Angkat Jembatan Reteh yang Roboh, Pemprov Riau Kucurkan Dana Rp 70 M

BERITA RIAU, INDRAGIRI HILIR - Pemerintah Provinsi Riau akan mengucurkan dana Bantuan Tidak Tetap atau BTT untuk perbaikan jembatan sungai reteh yang roboh. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Keritang dengan Kecamatan Kemuning itu beberapa pekan lalu, ambruk karena kondisinya yang sudah tua.

Jembatan Penghubung Kecamatan Kemuning dan Keritang
di Indragiri Hilir yang Rubuh Beberapa Waktu Lalu
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Riau, Syafril Tamun mengatakan, sebesar Rp 1,1 miliar anggaran itu dikucurkan untuk mengangkat kembali jembatan itu. Sementara ini, untuk pembangunan secara permanen akan dikucurkan tahun 2016. Dengan pagu anggaran sebesar Rp 70 miliar. Ditargetkan hanya  satu sampai dua bulan jembatan itu sudah bisa digunakan masyarakat. 

"Tahap pertama akan kami kucurkan Rp 50 milyar," katanya.

Asisten II Pemprov Riau, Masperi, menyebutkan bahwa, hingga saat ini, penyaluran anggaran itu tinggal menunggu teken Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman. Jika proses administrasi sudah selesai anggaran itu akan segera dikucurkan. 

"Anggaran yang dibantu Pemprov itu untuk sementara ini hanya untuk mengangkat jembatan itu agar bisa difungsikan oleh masyarakat," sambungnya.

Jika dana tersebut telah ditransfer, PU bisa langsung melakukan penunjukan langsung terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya PL ini khusus untuk fungsionalisasi jembatan saja.  Biaya sebesar Rp 1,1 miliar yang dikucurkan itu hanya sebatas untuk fungsional saja

"Sekarang sedang dalam proses. Kalau selesai hari ini, kita kucurkan dananya. Jembatan akan diperbaiki, kemungkinan satu atau dua bulan sudah bisa difungsikan kembali," kata Masperi.(dow/btp)

Thursday, November 12, 2015

Motivasi Peserta P4S Kampar, Entrepreneur Malaysia : Ini Harus Ditiru

BERITA RIAU, KAMPAR - Rencana, kesungguhan, semangat ini adalah satu pintu kesuksesan, semangat peserta P4S saya akan tularkan kepada masyarakat Malaysia. Karena semangat ini yang telah mulai hilang dari jiwa Masyarakat Malaysia. 

Entrepreneur Malaysia saat Berikan Pengarahan
Kepada Peserta P4S Kampar
Hal ini disampaikan Cik Kamal Bakhri Muhammad dari negeri Perak dan Perlis Malaysia ketika memberikan Motivasi kepada peserta Pelatihan P4S di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Rabu (11/11/15) 

Dalam sambutannya Cik Kamal Bakhri Muhammad Juga menyampaikan bahwa kita harus senantiasa berkomunikasi dengan Allah SWT, berkomunikasi dengan alam, berkomunikasi dengan makhluk Allah SWT lainnya, Budaya Bangsa Indonesia sangat baik, semangat Untuk merubah nasib adalah kunci menuju kemakmuran. 

Cik Kamal Bakhri Muhammad Mengatakan bahwa semuanya hanya Allah SWT yang menentukan, kita hanya merencanakan saja, semua Allah SWT yang berkuasa. 

"Kesuksesan seseorang tergantung kepada semangat kita untuk merubahnya, semua kita kembalikan ke Allah SWT,"terangnya. 

Sementara itu Bupati Kampar Jefry Noer mengatakan bahwa Ini adalah tempat atau usaha menuju meninggalkan kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh. Dimana mereka dilatih selama 14 untuk mengenal dan mempelajari program RTMPE. 

"Setelah selesai mereka pulang dan mempratekkannya di Desa masing-masing dengan bantuan Modal dari Pemerintah melalui Kredit dari Pemerintah,"ungkap Jefry ketika juga memberikan motivasi kepada peserta P4S angkatan 17 

Program ini mengantarkan masyarakat desa orang miskin menjadi kaya dan masuk Sorga, karena ada 5 syarat untuk menjadi sukses dan kaya, diantaranya Beribadah 24 jam hanya kepada Allah SWT, rajin berinfaq, selanjutnya mencintai pekerjaan, Disiplin dalam pekerjaan dan yang terakhir adalah Hilangkan hal yang mubazir. 

Jefry Noer juga menyampaikan Dengan mengikuti 5 hal itu telah menuju kesuksesan, baik sukses didunia maupun diakhirat. 

"Tanamkan dalam hati dan fikiran kalau kita berniat menjalankan kelima syarat ini," ujarnya. 

Malaysia akan belajar P4S dimalaysia, dengan membawa berkah peserta P4S yang telah lulus dan berhasil mengaplikasikan didesanya. 

"Diseleksi yang juara2, untuk di praktekkan dan kita latihan lagi untuk menjadi tenaga pelatih di Malaysia. Ada dua negeri Bagian yakni Penang dan perlis, setiap distrik atau Kabupaten di Malaysia belajar P4S dimalaysia" ungkap Jefry Noer

"Saya minta peserta pelatihan bersunguh-sunguh dalam mempelajari P4S ini, karena disinilah tempat Candra dimukanya perbaikan perekonomian kita. Sampai dirumah Langsung bergerak, cangkul lahan, cari kayu untuk kandang sapi, jangan menunggu bantuan dari pemerintah, jangan selalu menjadi tangan dibawah terus, kita musti jadi tangan diatas," pinta Jefry Noer menutup.(dow/rls)

Pemuda ini Bakar Teman Wanitanya Karena Ditolak Ajak Nikah

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Tim Opsnal Polres Rohil berhasil menangkap pemuda MA (26) pembakar teman wanitanya YN karena menolak diajak menikah. Pembakaran dilakukan di CafĂ© Bunda, Jalan Lintas Riau-Sumut persisnya di Balam KM 0. 

Tim Opsnal Polres Rohil Ringkus Pelaku 
Kapolres Rohil, AKBP Subiantoro, SH, SIK dan Kasat Reskrim AKP Eka Ariandy Putra, SH, SIK melalui Kasubag Humas Polres Aiptu Yusran Pangeran Cherry Rabu (11/11/15) menjelaskan, pelaku pembakaran, MA merupakan warga Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, yang pada Minggu (5/11/15) pukul 03.00 WIB lalu menemui korban YN di Cafe Bunda.

MA dan YN terlibat pertengkaran, dan selanjutnya MA menyiramkan bensin bercampur solar kepada YN yang telah disiapkannya didalam botol aqua, sehingga korban mengalami luka bakar disekujur tubuh, lalu dirawat pada salah satu rumah sakit di Kecamatan Aek Batu Kabupaten Asahan Sumatera Utara. 

Paman korban, JM (30) melaporkan kejadian tersebut Selasa (10/11/15) sekira pukul 18.00 WIB, dan pengaduan ditanggapi segera Tim Opsnal Polres Rohil, lalu melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi. 

Pelaku dicari kerumahnya, namun tidak membuahkan hasil, lalu didapat informasi pelaku MA berada dirumah abang iparnya di Kecamatan Bagansinembah, Rohil, maka kurang dari 24 jam setelah dilaporkan, pelaku berhasil ditangkap dan ditahan RTP Polres Rohil untuk proses penyidikan, sedangkan korban belum berhasil dimintai keterangan karena masih dirawat.(dow/rtm)