Sunday, August 2, 2015

Kurangi Angka Pengangguran, Wawako Dumai : Perusahaan Wajib Taati Perda Naker

RiauCitizen.com, Hukum - Wakil Walikota Dumai Agus Widayat menghimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di daerah ini untuk taat dan menjunjung tinggi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2014 tentang ketenagakerjaan, hal ini dalam rangka upaya pemerintah mengurangi angka pengangguran. 

"Dalam Perda Nomor 10 tahun 2004 tersebut diatur tentang rekrutmen tenaga kerja yang mensyaratkan perusahaan harus menggunakan perbandingan 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen boleh diambil dari luar daerah sebagai tenaga ahli," kata Agus Widayat, Sabtu (1/8/15). 

Menurut balon Walikota Dumai yang berpasangan dengan Maman Supriadi ini, Pemerintah Kota Dumai melalui instansi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat telah menandatangani MoU bidang ketenagakerjaan dengan seluruh perusahaan besar di kota Dumai

"Diantara isi MoU-nya adalah perusahaan harus melibatkan Disnakertrans dalam proses penerimaan tenaga kerja baru. Mereka juga diwajibkan melaporkan jumlah tenaga kerja yang sudah bekerja dan kebutuhan tenaga kerja baru. Jangan sampai Perda ini tidak ditaat sebagai mana tertuang dari MoU," paparnya. 

Dikatakan Agus Widayat, MoU tersebut dijadikan alat kontrol pemerintah terhadap kepatuhan perusahaan terhadap Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan Perda Nomor 10 Tahun 2004. Karena itu, diharapkan semua perusahaan bisa mematuhi kesepakatan yang tertuang dalam MoU. 

"Padahal langkah yang ada di MoU itu sudah jelas. Misi pemerintah daerah tidak lain yaitu dalam rangka pengentasan angka pengangguran. Kalau MoU itu tidak terlaksana dengan baik, bagaimana angka pengangguran di Kota Dumai bisa berkurang sebagaimana diharapkan bersama," harapnya. 

Secara terpisah, Kepala Disnakertrans Dumai, Amiruddin mengaku terus mengawasi perusahaan agar taat terhadap Perda 10 Tahun 2004 tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan pengecekan ke sejumlah perusahaan untuk mengontrol tenaga kerja yang dipekerjakannya. 

"Jika terbukti ada perusahaan yang tidak taat dengan Perda 10/2004 akan kita berikan teguran. Sebab, kita dari Pemko Dumai sudah jelas dalam MoU itu. Kami harapkan kesadaran seluruh perusahaan untuk jujur dalam memberikan pekerjaan bagi masyarakat tempatan maupun yang didatangkan dari luar daerah," tegasnya.

Amiruddin mengatakan sebelumnya Disnakertrans sudah mensosialisasikan Perda 10 Tahun 2004 melalui kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan. Rata-rata perusahaan menyambut baik Perda tersebut, dan seluruh perusahaan juga tetap akan menjunjung tinggi hasil MoU tersebut.(dow/rtc)

Terjatuh Akibat Menabrak Mobil, 2 Jambret ini Berhasil Ditangkap Polsek Payung Sekaki

RiauCitizen.com, Hukum - Apes dan sial, itulah yang harus dirasakan Agustadi (20) dan Herman Sagala (18). Kedua pengangguran, warga Kecamatan Payung Sekaki tersebut terpaksa mendekam di penjara karena tertangkap warga usai menjambret korbannya, Mila Muryani di Jalan Pala, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Sabtu (01/08/16) sore lalu. 

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi, sebelum diamankan oleh warga, kedua tersangka sempat melarikan diri berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno nopol BM 3478 NO. Namun tak jauh dari TKP, motor yang dikendarai tersangka menabrak mobil yang sedang melintas di TKP sehingga para tersangka pun terjatuh dari sepeda motornya. 

"Meski sudah terjatuh dari motor, tapi tersangka masih berusaha kabur ke salah satu rumah warga yang berada di sekitar TKP. Di rmh warga itu, tersangka bahkan sempat melakukan pemukulan terhadap si penghuni rumah. Beruntung, upayanya melarikan diri berhasil digagalkan setelah warga yang lain ikut membantu mengamankan yang bersangkutan. Selanjutnya, tersangka diserahkan ke kita," ujar Abdi menceritakan kronologis penangkapan tersangka kepada awak media, Ahad (02/08/15). 

Masih menurut Abdi, dari penangkapan terhadap kedua tersangka, turut diamankan pula barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario Techno BM 3478 NO milik tersangka, lalu sebuah tas merk Gupa, uang tunai Rp 2 juta serta satu unit handphone merk Nokia. 

"Pengakuan para tersangka, mereka sudah melakukan penjambretan di Pekanbaru sebanyak empat kali. Tapi kita masih mengembangkan penyidikan untuk memastikan dimana saja lokasi-lokasi tersebut. Kedua tersangka kita jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tutupnya.(dow/rtc)

Pj Bupati Inhu Ganti Posisi Yopi Arianto akan Dijabat Kasiaruddin

RiauCitizen.com, Politik - Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Kasiarudin akan dilantik menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Inhu, menggantikan posisi Yopi Arianto sebagai Bupati Inhu yang akan maju dalam Pilkada Serentak 9 Desember nanti.

Informasi ini langsung dipaparkan Kepala Biro Tata Pemerintah Provinsi Riau Rahimah Erna, usai acara pelantikan Edi Kusdarwanto sebagai Pj Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis kemarin.

"SK nya sudah kami terima dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri)," katanya.

Dia menambahkan, dari empat nama yang sudah dipilih Pemerintah Provinsi Riau untuk diusulkan menjadi Penjabat Bupati di beberapa daerah di Kabupaten Kota yang akan melaksanakan Pemilukada, baru dua nama yang sudah pendapatkan Surat Keputusan dari Kemendagri.

"Sisanya dua nama lagi kita tunggulah SKnya keluar," tambahnya.

Sebelumnya, Rahimah Erna sempat merahasiakan nama-nama Pejabat yang akan menggantikan sementara posisi Bupati beberapa daerah di Provinsi Riau.

Sebelumnya, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman juga sempat didesak wartawan untuk menyebutkan nama-nama Pejabat Bupati yang akan dilantik. Namun dia lebih memilih Kepala Biro Tata Pemerintahan Rahimah Erna yang lebih berwenang untuk menjawab itu.

Setelah beberapa kali didesak, Rahimah Erna langsung menghubungi Andi Rachman untuk minta izin membeberkan nama-nama Penjabat Bupati yang akan menempati posisi kepala daerah.

"Hanya baru dua nama yang dikeluarkan SKnya. Sisanya belum. Pelantikan, kalau tidak ada halangan sudah diagendakan pada Senin tanggal 3 Agustus besok," tambah Rahimah. (dow/btp)

Kelamaan Menjomblo, Pria ini Remas Payudara Karyawati di Halte

RiauCitizen.com, Hukum - Peremas payudara karyawati cantik, ternyata seorang pria bertubuh kecil, kurus, pendek, dan belum punya pacar. Sebelumnya, seorang karyawati berinisial AS (29), diremas payudara sebelah kanannya oleh pria itu di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Halte Busway Jati Padang, Pasar Minggu, Sabtu (1/8/2015).

Dia kemudian tertangkap beberapa saat usai beraksi. Polisi memperlihatkan pria ini ke wartawan, sore ini. Pria berinisial AA (23), warga Tangerang. Dia mahasiswa tingkat akhir di sebuah universitas di Jakarta.

Saat dibawa Polisi, kepala laki-laki ini ditutupi. Tubuhnya kelihatan kecil dan kurus. Saat mendekat ke wartawan, jalannya kelihatan takut. Terlalu perlahan. Bahkan mahasiswa ini memegang erat tangan penyidik yang menggiringnya. Saat jumpa pers, Dia pun memilih menunduk dan memejamkan mata, serta sama sekali tak mau menjawab satupun pertanyaan wartawan.

Begitu jumpa pers selesai, laki-laki kecil ini lekas memeluk penyidik yang menggiringnya. Dia pun kembali dibawa masuk ke ruang pemeriksaan.

"Dia itu belum punya pacar dari awal kuliah," ucap seorang penyidik kepada wartawan.

Lalu, saat ini AA sedang sibuk mengerjakan skripsinya. Bahkan, sebelum akhirnya nekad meremas payudara karyawati cantik, AA hendak pergi ke rumah temannya di Warung Jati, Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk mengerjakan skripsinya.

Namun lantaran melihat AS yang cantik di Bus Transjakarta, pelaku tergiur. Semestinya dia turun di Halte Bus Transjakarta Warung Jati. Tapi Dia memilih mengikuti AS yang kemudian turun di Halte Jati Padang, lalu meremas payudara AS saat tengah berjalan di jembatan penyebrangan orang (JPO) yang sepi.

"Pengakuannya dia tergiur lihat penampilan korban," kata Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Doddy Ferdinand Sanjaya.

Sementara itu, AS mengaku, saat turun dari Bus Transjakarta dia sudah curiga ada seseorang yang mengikutinya.

"Tapi saya cuek saja," kata AS kepada wartawan.

Begitu dia melewati JPO sepi, barulah pria kecil yang mengikuti itu beraksi. "Dia tak lama memegang payudara saya. Soalnya saya cepat-cepat teriak," kata AS.

Namun, AS tak mau berdamai dengan AA. "Tak ada damai lah, biar berjalan saja proses hukumnya," kata AS.(dow/wkt)

Saturday, August 1, 2015

Tak Sesuai Spek, Proyek Jalan Teluk Kuantan - Cerenti Habiskan Anggraran Rp. 18,5 Miliar

RiauCitizen.com, Ekonomi - Pekerjaan proyek peningkatan jalan Teluk Kuantan-Cerenti dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp18,5 miliar lebih, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Atas pekerjaan itu, negara diperkirakan rugi antara Rp2 hingga Rp3 miliar.

Pernyataan itu diungkapkan Syakirman, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKSI) kepada wartawan, Jumat malam (31/7/15).

Ditambahkannya, indikasi pekerjaan yang tak sesuai spek itu pertama kali diungkapkan mantan Syaiful Bukhari kepada seseorang. "Itu kesaksian seorang Kepala Dinas kepada seseorang, tapi saya bisa mempertanggungjawabkan siapa orangnya,'' katanya lagi.

Syakirman menyebut, dugaan penipuan spek itu terjadi dalam penggunaan besi dan beton. Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Syaiful Bukhari pernah mengatakan, proyek peningkatan jalan Teluk Kuantan-Cerenti yang dikerjakan PT Citra Hokiana Triutama, spesifikasinya diubah. 

Katanya besi yang digunakan adalah besi polos. Padahal, kata Syakirman, di mana pun proyek pekerjaan jalan rigid itu mesti menggunaakkan besi ulir, bukan besi polos.

"Oleh sebab itu, pihak pihak terkait diminta mengusut tuntas kasus ini. Ini sudah jelas jelas korupsi. Dan saya juga berencana membawa rekan rekan media untuk membuktikannya ke lapangan,'' tuturnya.

Menurut Syakirman lagi, proyek peningkatan Jalan Teluk Kuantan-Cerenti itu merupakan salah satu dari 18 proyek yang diindikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai ijon proyek. Direktur PT Citra Hokiana itu dekat dengan penguasa waktu itu, Gubri Annas Maamun, dan pernah dicekal.(dow/rtc))

Ini Penyebab Berat Badan Naik Setelah Menikah

RiauCitizen.com, Lifetsyle - Banyak sekali kejadian seorang wanita mengalami kenaikan berat badan setelah berkeluarga. Mungkin Anda sering bertanya-tanya apa yang menyebabkan hal tersebut. Berikut adalah penyebab mengapa seorang wanita yang menikah kebanyakan mengalami kenaikan berat badan seperti yang dilansir oleh boldsky.com
  • Diet yang berantakan. Sebelum menikah kebanyakan wanita mengikuti diet ketat. Tidak ada karbohidrat, ada makanan berlemak, tidak ada sampah dan sebagainya. Tapi, ketika mereka menikah hal berubah dan begitu juga diet mereka. Hal ini tidak sehat untuk mengikuti diet dengan mengkonsumsi makanan yang digoreng dan minyak. Ini akan menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat dan masalah kesehatan lain yang mempengaruhi jantung dan organ lainnya.
  • Belum ada waktu untuk diri sendiri. Hal ini penting bagi wanita untuk membuat waktu untuk diri mereka sendiri pasca pernikahan. Tidak diragukan lagi Anda akan berfokus pada menemukan cara untuk hati pria Anda melalui perutnya, tetapi itu tidak berarti Anda mengujinya juga. Biarkan diri Anda untuk mengikuti diet seimbang dan menonton apa yang Anda makan untuk tetap langsing dan fit.
  • Perubahan prioritas. Salah satu dari banyak alasan mengapa wanita mendapatkan berat badan pasca pernikahan adalah karena prioritas mereka berubah.
  • Makan di luar. Pengantin baru sering menemukan alasan untuk memesan dan menghindari kunjungan ke dapur. Makanan di luar mengandung banyak minyak dan lemak lainnya yang pada gilirannya membuat tubuh Anda merasa lesu dan dengan demikian mencegah Anda dari berolahraga dan membakar lemak.
  • Setelah kehamilan. Setelah menikah kebanyakan wanita menambah berat badan. Ini menjadi jauh lebih buruk pasca kehamilan karena bayi menjadi faktor penting lebih dari diri sendiri.
  • Dimanjakan oleh suami. Ini adalah apa yang disebut wanita beruntung yang dimanjakan begitu banyak oleh suami mereka dan akhirnya mengalami kenaikan berat badan. Fokus pada diri sendiri dan berolahraga bersama dengan suami adalah pilihan yang baik. Berlatih yoga bersama, pergi bersepeda atau mendaftar di beberapa gym.
  • Malas. Kemalasan adalah alasan untuk kenaikan berat badan ketika wanita sudah menikah. Ketika kemalasan merasuk, semua wanita hanya berpikir tentang makan, tidur dan hampir tidak melakukan apa-apa untuk menjaga tubuh tetap bugar dan aktif.

Nah Ladies, itulah alasan mengapa wanita mengalami kenaikan badan setelah menikah. Semoga Anda tidak mengalaminya ya dan tetap menjaga tubuh tetap ideal setelah menikah.(dow)

Inilah Daftar Lengkap Calon Peserta Pilkada 9 Daerah di Riau

RiauCitizen.com, Politik - Masa pendaftaran calon peserta Pilkada Serentak berakhir kemarin sore. Berikut ini daftar lengkap pasangan yang telah diterima KPU 9 daerah di Riau.






1. Abdul Kasim – Nuraini (PAN, PBB, dan PKPI)
2. Zulkifli AS – Eko Suharto (Nasdem, Demokrat, PKB, PPP, Gerindra)
3. Agus Widayat – Maman SuFriyadi (PDIP, Hanura)
4. Muhammad Ikhsan – Yanti Komala (Golkar, PKS)
5. Anris – Sakti (Independen, 22.338 dukungan) 


1· Yopi Arianto _ Khairizal (PDIP, PKS, PKPI, PAN)
2· Tengku Mukhtarudin-Aminah Susilo (Demokrat, Gerindra, Hanura)


1· Hafith Syukri-Nasrul Hadi (Demokrat, PKS, PKB, PPP)
2· Syafrudin Poti-Erizal (PDIP, PAN)
3· Suparman -Sukiman (Gerindra, Hanura, Nasdem, Golkar)


1· Herliyan Saleh-Riza Fahlefi (PAN, Geruindra, Hanura)
2· Amril Mukminin-Muhammad ( PKS, PKPI, PKB, PBB, Nasdem< PPP)
3· Sulaiman Zakaria-Charis Putra (PDIP, Demokrat)


1· Tengku Mustafa-Amyurlis (PDIP, Hanura)
2· Irwan Nasir-Said Hasyim (PPP, PAN, Demokrat, Gerindra, Golkar, PKB, PBB, PKS)


1· Mardjan Ustha-Muslim (PBB, PKB, PKPI)
2· Indra Putra-Komperensi (Nasdem, PAN, Demokrat, Hanura, Golkar, PPP)
3· Mursini-Halim (PPP, Gerindra, PDIP)


1· Suhartono-Syahrul (PDIP, Gerindra, PBB, PKB, PPP, Demokrat)
2· Syamsuar-Alfedri (Golkar, PAN, Hanura, PKS,Nasdem, dan PKPI)


1· HM Harris-Zardewan (Golkar, PAN, PKB, PKS, Nasdem, PBB, Gerindra, PPP) 
2· Zukri Misran-Anas Badrun (PDIP, Demokrat, Hanura)


1· Suyatno-Jamiludin (PDIP, PKPI, Hanura, PBB, PPP)
2· Wan Syamsir Yus-Helmi Yasid (Golkar)
3· Herman Sani-Team Pratama (PKB, PAN, PKS). 
4. Syafrudin-Ridwan (Gerindra, Demokrat)

(dow)

Curanmor Kambuhan Kembali Diringkus Polsek Tambang, Kampar

RiauCitizen.com, Hukum - Jajaran Polsek Tambang kembali  melakukan penangkapan tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terhadap S-U alias  (LK 51 TH), warga desa Teluk Kenidai kecamatan Tambang Jum;at 31/7/15. 

Penangkapan S-U pelaku curanmor ini berawal ditemukannya 2 unit sepeda motor yaitu Honda Vario BM-5753-OP dan Honda Beat BM-6135-OJ  oleh 2 petugas ronda Fahrizal dan Rabu Salim di desa Teluk Kenidai pada hari Jumat (31/7) sekira pukul 04.00 wib. Kedua sepeda motor tersebut ditemukan tersembunyi di dalam semak - semak yang kemudian diamankan oleh kedua petugas ronda ini. 

Tidak lama berselang datang tersangka S-U hendak mengambil sepeda motor tersebut, dan saat ditanyai petugas ronda jawaban SU- tidak meyakinkan, sehingga petugas ronda yang menaruh curiga terhadap S-U kemudian melakukan introgasi dan mengamankannya di Pos Ronda. 

Selanjutnya pukul 08.00 wib (31/7) Kepala desa Teluk Kenidai menghubungi jajaran Polsek Tambang menyampaikan bahwasanya ada Gerakkan yang mencurigakan di amankan  salah seorang warga oleh petugas Ronda.

Dilansir dari BeritaKampar.com, mendapat laporan tersebut personil Polsek Tambang langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap SU, dari hasil penggeledahan ditemukan satu buah kunci "T" yang disembunyikan dibawah jok sepeda motor Honda Beat, kemudian dilakukan penyelidikan terhadap sepeda motor Honda Vario BM-5753-OP ternyata motor tersebut hasil kejahatan Curat (pencurian dengan pemberatan) yang terjadi pada tanggal 28/7 (tiga hari sebelumnya) dengan korban Gazali (LK 54 TH) dengan TKP dsn. II sei Putih desa Kualu Nenas kecamatan Tambang.

Saat di komfirmasikan kepada Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK melalui Kapolsek Tambang AKP Rusyandi Zuhri Siregar saat Sabtu (1/8/15) membenarkan kejadian tersebut, bahwa pengungkapan kasus curanmor ini berkat kerjasama yang baik antara pihak Kepolisian dengan aparat desa dan warga masyarakat. Saat ini tersangka SU beserta barang bukti atas kasus ini telah diamankan di Polsek Tambang untuk pengusutan lebih lanjut, ujarnya. (dow)

Inilah Rahasia Sederhana agar Bisa 'Tahan Lama' di Atas Ranjang

RiauCitizen.com, Lifestyle - Mungkin Anda sudah bosan mendengar ajakan untuk rutin berolahraga. Namun lagi-lagi, dibuktikan dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine bahwa berolahraga rutin bermanfaat bagi kesehatan tubuh serta ereksi pada Mr. P saat bercinta.

Lewat studi ini, pria yang paling tidak melakukan 18 MET jam per minggu memiliki kesehatan penis yang lebih baik dibandingkan yang kurang aktif.

MET adalah ukuran aktivitas yang memperhitungkan baik durasi dan intensitas latihan Anda. Berjalan selama 1 jam pada satu mil kecepatan 10 menit, misalnya, akan memberikan nilai MET 9,8. 

Performa Mr. P pada pria yang aktif berolahraga bisa juga disebabkan karena kecenderungan pria yang senang berolahraga memiliki kepedulian menjaga tubuh seperti tidak merokok, makan-makanan sehat dan aneka kebiasaan baik lain bisa berkontribusi terhadap kesehatan tubuh seluruhnya termasuk Mr. P seperti diungkapkan penulis penelitian, Adriana Vidal, Ph.D.

"Secara khusus, beroalhraga membuat tubuh membuat oksida nitrat, senyawa yang membantu Mr. P ereksi," tambah Vidal seperti dikutip laman Men's Health, Rabu (3/6/2015).

Jika malas berolahraga, bisa membuat peradangan dan mengurangi aliran darah termasuk ke Mr. P. Akibatnya, hal ini mampu menghambat pria bisa ereksi optimal.(dow/lip)

Asyik Konsumsi Sabu, Pemuda Peranap Inhu ini Diciduk Polisi

RiauCitizen.com, Hukum - Jhoni dan Anto terpaksa berurusan dengan polisi lantaran nekat mengkonsumsi sabu di dalam kamar rumah Anto, di desa Pandan Wangi Kecamatan Peranap. Akibatnya, mereka ditangkap polisi pada, Rabu sekitar pukul 00.30 Wib.

"Kedua tersangka atas nama Jhony Aris alias Jhon (50) dan Hermanto alias Anto (32) digerebek saat sedang mengkonsumsi sabu," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik.

Jhony yang merupakan warga Pasar Baru Kelurahan Peranap, diajak Anto untuk datang ke rumahnya. Setibanya di rumah Anto, kedua pria ini pun langsung menikmati serbuk putih haram tersebut dengan alat hisap.

"Saat kedua tersangka digerebek, polisi menemukan barang bukti berupa 5 bungkus plastik kecil berisi sabu, 1 buah timbangan Digital, 2 buah bong, 4 buah kaca pirex, 3 buah pipet, 2 buah Bleckberry warna putih, 2 buah hp merk nokia, 1 buah samsung lipat warna putih," jelas Guntur.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Peranap guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Guntur.(dow/kbi)