Sunday, July 26, 2015

Hari Pertama Pendaftaran Balonbup dan Wakil Bupati Siak Nihil

RiauCitizen.com, Politik - KPUD Siak telah membuka pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Siak 2015-2020, Ahad (26/7/15) hari pertama ini ternyata nihil yang mendaftar. 

Dan informasi beredar baru besok dan lusa para pasangan Balon akan melakukan pendaftara. Keterangan Ketua KPUD Siak Agus Salim, bahwa pendaftaran telah dibuka sejak pagi tadi dan hingga saat ini 18.00 WIB, tidak satupun pasangan calon yang mendaftar ke panitia. 

"Hingga saat ini, belum ada yang mendaftar," ujarnya. 

Selain itu, informasi yang didapatkan Agus Salim bahwa besok Senin (27/7/15), pasangan Suhartono dan Syahrul akan melakukan pendaftaran. Dan lusanya Selasa (28/7/15), pasangan Incumben Syamsuar dan Alfedri yang mendaftar. 

"Kemungkinan besok baru ada pasangan yang mendaftar," tambahnya. 

Selain itu, Agus Salim mengungkapkan bahwa bagi calon yang mendaftar, apabila masih berstatus anggota DPRD dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus berhenti dari jabatannya. Dalam pasangan Balon yakni Suhartono dan Syahrul, merupakan anggota DPRD, dan Alfedri merupakan PNS. 

"SK pemberhentian bagi anggota DPRD dan PNS, selambat-lambatnya diterima 60 hari setelah melakukan pendaftaran di KPUD," terang Agus Salim. (dow/rtc)

Biar Dikira Perawan, Pekerja Seks Pakai Darah Belut Setiap 'Operasi'

RiauCitizen.com, Hukum - Sebuah jaringan prostitusi di Xuzhou Provinsi Jiangsu China baru-baru ini berhasil diungkap oleh kepolisian setempat.

Menurut China News, jaringan prostitusi tersebut menjangkau pelanggan potensialnya melalui pesan singkat dan aplikasi pesan yang saat ini tengah populer di China. Sebut saja WeChat, QQ dan Mo Mo.

Modusnya para wanita pekerja seks tersebut menawarkan keperawaannya dengan dalih untuk membayar biaya perawatan ibu yang sedang sakit.

Tindakan prostitusi ini terungkap setelah adanya laporan dari warga. Seorang polisi menyamar dan mendapatkan kontak seorang PSK bermarga Liu melalui WeChat.

Seperti yang dilansir dari Shanghaiist, dalam operasi tersebut tidak hanya menangkap PSK, polis juga menangkap mucikari bernama Zhang serta puluhan orang lainnya yang terlibat.

Seorang polisi bernama Hao Pengfei mengatakan jaringan prostitusi ini sudah beroperasi di berbagai kota di seluruh China. Mulai dari Chongqing, Zhengzhou, Hangzhou, Lianyungan dan Shanghai.

"Jaringan prostitusi ini terorganisir dengan baik. Setiap orang mempunyai tanggungjawab sendiri-sendiri,"ujarnya.

Tersangka Sun, Liu dan Li biasanya memalsukan keperawanan mereka dengan menggunakan darah belut yang direndam dalam spons. Mereka dibayar berkisar 4 juta sampai 20 juta rupiah.

Media Xinhua melaporkan setidaknya delapan tersangka saat ini sudah ditahan dan belasan lainnya akan mendapatkan hukuman. Penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan polisi setempat.

Tahun 2012, jaringan prostitusi di kota Cangzhou Jiangsu juga berhasil diungkap oleh polisi. Polisi menemukan adanya anak-anak yang dipaksa sebagai pekerja seks dan pemalsuan keperawanan dengan menggunakan darah belut.

Beberapa klinik di Taiwan juga dilaporkan menjual 'bola darah' bagi pekerja seks untuk menyamarkan keperawanan mereka. (dow/xhu)

Maju Pilkada, Zulkifli As Resmi Daftarkan Diri ke KPU Dumai

RiauCitizen.com, Politik - Helat pesta demokrasi rakyat dalam menentukan calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai sudah mulai terasa. Buktinya mulai dari masing-masing balon sudah mendaftarkan diri dan mengantar berkas sebagai peserta pilkada di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai Darwis, mengatakan bahwa sudah ada tiga balon kepala daerah yang sudah mengatarkan surat resmi untuk mengikuti Pilkada Dumai. Ketiga balon itu diantaranya pasangan Zulkifli As-Eko Suharjo, pasangan Amris-Sakit (Independen) dan pasangan Abdul Kasim-Nuarini. 

"Sampai saat ini kita sudah menerima tiga berkas pendaftaran dari masing-masing calon. Yang sudah lapor duluan adalah pasangan Abdul Kasim dan Nuraini. Sedangkan untuk pasangan lagi sampai sejauh ini belum ada menginfokan," kata Darwis, kepada awak media usai menerima pendaftaran Abdul Kasim-Nuarini, Ahad (26/7/15). 

Dikatakannya, sampai sejauh ini KPU masih membuka pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai sampai pukul 16.00 WIB dari tanggal 26 hingga 28 Juli 2015. Tambahnya, ada peraturan baru untuk anggota DPRD aktif harus menyerahkan berkas pengunduran diri. 

"Semenjak 60 hari setelah mendaftar sudah harus menyerahkan surat pengunduran diri daru DPRD Dumai. Bagi yang tidak melengkapi persayaratan itu, maka kami akan menggugurkan calon peserta pilkada Dumai," kata Darwis, di Kantor KPU Dumai, Jalan Soebrantas, Kecamatan Dumai Timur.(dow/rtc)

Syafril Tamun : 2016, Kementrian PU Anggarkan Rp 600 Miliar Bangun Flyover SKA

RiauCitizen.com, Ekonomi - Rencana pembangunan fly over (jembatan layang) di simpang Mal Ska yang sebelumnya sempat dibatalkan kemungkinan akan terealisasi tahun depan. Kementerian PU disebut-sebut siap menganggarkannya senilai Rp600 miliar. 

Demikian dikatakan Kadis Bina Marga Provinsi Riau Syafril Tamun, Minggu (26/7/15). Meski belum mau memastikan sepenuhnya informasi tersebut, namun paparnya jika hal itu terwujud tentu tidak hanya dapat memecah kemacetan panjang yang ada di simpang empat Jalan Soekarno Hatta - Tuanku Tambusai. Tetapi menambah pesatnya pembangunan yang dilakukan Pemprov Riau

"Kita dapat informasi bahwa pusat akan mencoba mengalokasikan rencana pembangunan fly over Ska pada 2016. Tapi dananya cukup besar itu, kurang lebih Rp600 miliar, untuk satu fly over di Ska saja," kata Syafril Tamun

Dana pembangunan sebesar Rp600 miliar tersebut sepenuhnya bersumber dari APBN. Kecuali untuk ganti rugi lahan yang ada di perempatan pinggir jalan protokol tersebut, oleh Pemko Pekanbaru

"Dana pembangunannya dari APBN, DED sudah ada. Kalau ganti rugi lahan itu Pemko Pekanbaru," ungkap Syafril. Selain fly over Ska, pemerintah juga merencanakan membangun jembatan layang lainnya di simpang Pasar Pagi Arengka (Soekarno Hatta - Sobrantas). 

Rencana pembangunan ini juga dianggap sudah kebutuhan, karena tingginya kemacetan. Namun kapan akan terwujud, Syafril juga belum bisa memastikan. Pasalnya, untuk DED saja belum ada. Meski begitu, rencana pembangunan fly over Pasar Pagi Arengka juga memang sudah bagian dari perencanaan. 

"Kan ada perencanaan dua fly over depan Ska dan Pasar Pagi Arengka. Namun Pasar Pagi belum ada DED-nya. Jadi kemungkinan yang akan terealisasi baru di fly over Ska saja. Tapi ini baru informasi yang saya terima ya. Harapan kita tentu ini bisa terwujud," harap Syafril.(dow/rtc)

Deklarasi Maju Pilkada Inhu, Tengku Mukhtarudin - Aminah Susilo Siap Menang

RiauCitizen.com, Politik - Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Tengku Mukhtaruddin dan Aminah Susilo menggelar deklarasi pencalonannya untuk maju dan menang di Inhu

Deklarasi pasangan yang diusung partai Hanura, Gerindra dan Demokrat serta PPP ‎dengan 17 kursi keterwakilan di DPRD Inhu, dihadiri langsung pengurus DPC Partai Demokrat Inhu yang diwakili Sekretaris DPC Partai Demokrat Inhu, Supri Handayani, Ketua DPC Hanura Inhu, Nursyamsiah, Sekretaris DPC Partai Gerindra Inhu, Marlius, dan pangurus DPC PPP Inhu Encik Junianto. Bertempat di Wisma Olly Airmolek Sabtu (25/7/15).‎ 

Dengan penuh optimis Tengku Mukhtaruddin menegaskan dapat meraih kemenangan pada Pilkada Inhu bulan Desember 2015, mendatang. "Dengan dukungan dan tekad kita semua serta atas Ridha Allah SWT, saya yakin bahwa kita bisa menang untuk Inhu ke depan. Maka, mari kita maju untuk menang," tegasnya.‎ 

‎Ditambahkanya, selain maju untuk menang bersama pasangan nya, dirinya bertekad akan mengembalikan marwah Melayu di bumi Inhu yang hampir hilang.‎ 

"Saya siap membangun Kabupaten Indragiri Hulu ini menjadi lebih baik lagi ke depan, dan saya bertekad akan mengembalikan marwah Melayu yang hampir hilang," ‎jelasnya. 

Tengku Mukhtaruddin juga berharap kepada seluruh tim partai pengusung dan relawan serta kerabat dan masyarakat Inhu untuk bisa bekerjasama secara maksimal dalam mencapai tujuan dan tekad kemenangan pada Pilkada Inhu.(dow/rtc)

Copot Kabareskrim, Akun Humas Polri Dibanjiri Netizen

RiauCitizen.com, Hukum - Beberapa waktu lalu, netizen ramai menyebar tentang petisi pencopotan Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso. Petisi di situs change.org yang berjudul "Copot Kabareskrim Budi Waseso" itu dibuat oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti.

Kini, muncul petisi tandingan di situs yang sama. Petisi dengan judul "Tolak Pencopotan Semena-mena Budi Waseso" itu dibuat oleh Koordinator Komite Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi Haris Pratama sejak Rabu (22/7/2015).

Menariknya, petisi itu ikut di-share oleh akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri. Tanpa sungkan, akun itu juga meminta netizen ikut menandatangani petisi.

Awalnya, akun Divisi Humas Mabes Polri men-share petisi itu dengan tulisan pengantar dengan gaya bahasa komando, "Tolong isi Petisi ini sekarang juga: Tolak pencopotan semena mena Budi Waseso".

Netizen pun kemudian ramai memberikan komentar. Namun, bukan dukungan untuk Budi Waseso, netizen malah ramai memberikan komentar yang meminta pria yang akrab disapa Buwas itu untuk dicopot.

Hingga Sabtu (25/7/2015) sekitar pukul 16.00, setidaknya ada 102 komentar, yang sebagian komentarnya menulis kata "Copot". "klik LINKnya isi Vote COPOOOOTTT,"tulis pemilik akun Puji Setyono.

Akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri Permintaan Divisi Humas Polri untuk mendukung petisi yang kemudian dihapus.

Namun, post itu kemudian dihapus oleh Divisi Humas Mabes Polri. Meski begitu, akun itu kembali men-share petisi yang sama yang menolak pencopotan Budi Waseso. Kali ini, disertai tulisan pengantar yang berbeda.

"INFO. Mitra Humas,berikut tercantum petisi dari para mahasiswa yang mendukung gerakan anti asal copot jabatan dalam Polri. Seturut statement Kapolri,bahwa "Polri bukan LSM yang bisa asal copot jabatan".Ada hirearkhi dan pencapaian tertentu untuk menjabat dalam Polri," tulis akun Divisi Humas Mabes Polri.

Namun, sebagian besar netizen tetap memberikan komentar yang meminta Kabareskrim Budi Waseso untuk dicopot. Misalnya saja akun Habieby Jeffmovic yang menulis "100% Dukung BUWAS dicopot".

Kemudian, ada juga yang mempertanyakan pembuat petisi. Seperti akun Fathonie Ab yang menulis, "baru denger ada Organisasi mahasiswa KAMERAD..."

Selain itu, ada juga yang mempertanyakan alasan Divisi Humas Mabes Polri men-share petisi itu. Misalnya akun Roy Kuntjoro yang menulis "Mustinya divisi Humas gag memihak.."

Hingga Sabtu (25/7/2015) sore, sekitar pukul 17.17, petisi "Tolak Pencopotan Semena-mena Budi Waseso" baru ditandatangani oleh 85 pendukung dalam waktu tiga hari. Sedangkan petisi "Copot Kabareskrim Budi Waseso", hingga kini sudah ditandatangani oleh 17.758 pendukung dalam waktu satu pekan.

Dalam prolognya, petisi yang meminta pencopotan Budi Waseso menilai gerakan antikorupsi tengah dilemahkan sejak Komjen Budi Waseso dilantik sebagai Kabareskrim. Setidaknya, ada 49 orang yang melawan praktik korupsi lalu dilaporkan ke kepolisian dalam berbagai tuduhan.

Meski begitu, Budi Waseso santai menanggapi petisi pencopotan dirinya sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. "Slow saja kalau saya. Saya ini menjalankan amanah undang-undang dan konstitusi," ujar Budi di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/7/2015).(dow/kmp)

Satgas Karhutla Riau Klaim telah Terjadi Kebakaran Lahan Seluas 1.063 Ha

RiauCitizen.com, Lingkungan - Tim satuan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus bekerja untuk memadamkan api di seluruh kabupaten/kota. Hingga saat ini tercatat seluas 1.063 lahan terbakar di wilayah Riau, dan sudah berhasil dipadamkan sebanyak 1.043 lahan, kebun perusahaan, hutan serta kebun masyarakat. 

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, mengatakan, untuk pemadaman dengan water bombing hampir setiap hari dilakukan. Untuk hari, Jumat (24/7/15) ini saja, pemadaman di wilayah Siak, Pelalawan, dan Payung Sekaki Pekanbaru

"Dalam satu hari water bombing bergerak terus untuk memadamkan api. Memang kita agak kesulitan dengan satu heli ini, Sikorsy yang kita minta sampai saat ini belum juga datang," kata Edwar. 

Untuk mengatasi kebakaran yang terus terjadi diwilayah Riau, BPBD Riau kembali mengajukan kepada BNPB untuk mengirimkan segera Sikorsy, agar lebih mempermudah memadamkan api yang tidak terjangkau dipadamkan melalui darat. 

"Kita minta tambahan heli, atau sikorsy bisa segera di kirimkan ke Riau. Kabarnya masih menunggu izin," ungkap Edwar. 

Sedangkan untuk hujan buatan, Edwar Sanger, mengatakan pasca lebaran sudah dilaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebanyak tiga kali. Untuk hari Jumat kemarin juga sudah dilakukan penyemaian di wilayah Siak, Kampar dan Pelalawan

"Alhamdulillah sudah terjadi di beberapa daerah hujan. Memang kalau untuk pembuatan hujan tergantung awan," ungkap Edwar. 

Lebih lanjut dikatakannya, kondisi cuaca untuk Kota Pekanbaru dalam kondisi sedang. Dan asap yang ada saat ini merupakan asap kiriman dari Jambi dan Palembang. Dari informasi yang diterima terjadi kebakaran besar-besran di perbatasan Jambi dan Palembang. 

"Tadi pagi memang asap sedikit tebal, dan ini akibat kebakaran lahan yang mencapai ratusan hektar dan asapnya sampai ke Pekanbaru dan wilayah lainnya, dibawa angin," ungkapnya. 

Untuk titik api diwilayah Riau, dari pantauan Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Riau terpantau blank area. Untuk wilayah Sumatra ada 6 titik api, Jambi 2 titik, Babel 3 titik dan Sumsel 1 titik.(dow/rtc)

Hadiri Deklarasi Dukungan PDI-P, Yopi Arianto MIliki Kans Kuat

RiauCitizen.com, Politik - Sore ini, PDI-Perjungan Riau akan mendeklarasikan dukungannya kepada calon-calon kepala daerah yang mendaftar di partai itu. Namun agenda tadinya dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WIB, molor menjadi dua jam. 

Salah satu calon kepala daerah yang telah hadir Yopi Arianto yang kini masih menjabat sebagai Bupati Indragiri Hulu. Sementara yang lain belum terlihat. Rencananya, deklarasi ini langsung dipimpin oleh Ketua DPD PDI-P Riau Kordias Pasaribu, di kantornya Jalan Sudirman. 

Yopi terlihat akrab berbincang-bincang di ruang rapat di lantai dua kantor PDI-P, ditemani kader senior PDI-P yang juga anggota DPRD Riau James Pasaribu. Belum jelas apa yang diperbincangkan Yopi tersebut. Ada pun untuk agenda deklarasi ini yang tadinya direncanakan pukul 15.00 WIB masih belum jelas dilaksanakan. 

"Mungkin pukul 17.00 WIB, belum ada arahan jam berapa," ujar salah seorang kader PDI-P.(dow/rtc)

Sodorkan BPJS, Pasien Lambat Ditangani di RSUD Selasih

RiauCitizen.com, Kesehatan - Seorang pasien BPJS di Pelalawan, harus ditangani cepat ketika berobat di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Hanya saja, dokter di RS milik pemerintah daerah itu, tidak bersemangat melayani pasien BPJS ini. Lambannya, penanganan terpaksa pihak keluarga memilih jalur umum. Tak pelak, pihak dokter dengan sigap menangani pasien ini.

Begitu yang dialami Iksan Ramadhan Alfitra, warga desa Betung Dua Kecamatan Bunut ketika dirujuk di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Jumat pagi kemarin. Sakit yang diderita warga ini, adalah patah tulang graham dan butuh secepatnya, dilakukan operasi.

Namun ketika menunggu sekian lama, tidak digubris oleh dokter RSUD. Pasalnya pada saat itu, pasien menunjukkan kartu BPJS. Bahkan paman pasien, sempat mencak-mencak, meminta si dokter secepatnya menangani pasien.

Berselang beberapa jam kemudian, tidak juga ditangani si dokter. Kondisi pasien yang sudah mengkhawatirkan, memaksa paman pasien mendaftarkan ke jalur umum. Dengan sigap, para petugas medis ini, baru menangani sang pasien.

"Tadi ketika ditunjukkan kartu BPJS tidak direspon oleh pihak dokter. Namun ketika dipilih melalui jalur pasien umum, baru mereka cepat. Saya sangat kecewa dengan kondisi ini," papar dia.

Di tempat terpisah, Direktur RSUD Selasih Ahmad Krinen, belum bisa dihubungi, sudah mencoba menghubungi melalui telepon genggam dia tidak aktif. Begitu juga blackberry masengger tidak berbalas(dow/rtc)

Saturday, July 25, 2015

Imran, Ketua DPD II Golkar Kuansing versi Agung Laksono tak Gentar Maju Pilkada

RiauCitizen.com, Politik - Kepengurusan Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie memenangi gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diputuskan kemarin, Jumat (24/7/15.

Majelis hakim memutuskan Munas Ancol yang digelar kubu Agung Laksono melanggar hukum, sehingga dinyatakan tidak sah karena tidak memiliki wewenang untuk menggelar munas.

Menurut Ketua DPD II Golkar Kuansing versi Munas Ancol, Imran, SH saat diwawancarai awak media, Sabtu (25/7/15) menjelaskan, meskipun Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan gugatan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, namun KPU tetap menggunakan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) pada saat pendaftaran kepala daerah/wakil kepala daerah pada 26-28 Juli mendatang.

Apabila saat pendaftaran di KPU nanti, belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau bersifat incrah. "Yang berlaku tetap berdasarkan keputusan pemerintah yakni yang disah kan oleh Menkumham," kata Imran.

Sebagaimana diketahui, SK Menkumham menyatakan kepengurusan Ketua Umum versi Ancol, Agung Laksono yang terdaftar dan sah. Kata dia, SK terakhir Kemenkumham tetap berlaku, kalau belum ada putusan incrah.

Penjelasan Balon Bupati Kuansing yang diusung dari Partai Golkar versi Agung Laksono ini, selaras dengan dengan PKPU No. 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Pasal 31 ayat 2 itu menyatakan, bahwa SK Menkumham masih berproses (di pengadilan,red), tetap berlaku. Selama belum ada inkracht.

Seperti diketahui kemarin, Partai Golkar akhirnya kembali dipimpin oleh Aburizal Bakrie. Kepastian itu diperoleh dari hasil sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Majelis berpendapat bahwa Munas di Bali 30 November telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku sesuai dengan AD/ART, prosedur, surat menyurat. Maka Majelis berkesimpulan Munas di Bali adalah Munas Partai Golkar yang sah. (dow/rtc)